Jelang Tahun Baru Imlek, Korea Selatan Tingkatkan Pasokan Pangan Utama

Ilustrasi bendera Korea Selatan. (Pixabay)

Penulis: M Kautsar, Editor: Nazarudin - Senin, 10 Januari 2022 | 10:00 WIB

Sariagri - Korea Selatan berencana untuk meningkatkan pasokan bahan makanan utama yang dibutuhkan untuk mempersiapkan liburan Tahun Baru Imlek mulai minggu depan dalam upaya untuk membantu menjinakkan tekanan inflasi, seorang pejabat senior pemerintah mengatakan Jumat (7/1).

Pemerintah akan mulai memasok sejumlah 204.000 ton bahan makanan terkait liburan, seperti kubis napa, daging sapi, dan babi, pada hari Senin selama tiga pekan menjelang hari libur tradisional yang ditetapkan pada 31 Januari-Februari. 2, menurut Wakil Menteri Keuangan Pertama Lee Eog-weon dikutip dari Yonhap News, Minggu (9/1).

Permintaan sayuran, telur, dan bahan makanan lainnya biasanya meningkat di Korea Selatan menjelang liburan Tahun Baru Imlek dan liburan panen musim gugur Chuseok karena orang-orang menyiapkan makanan liburan untuk pertemuan keluarga.

"Meskipun pasokan meningkat, harga barang pertanian, peternakan dan perikanan mungkin menghadapi tekanan naik pada Januari di tengah permintaan yang kuat dan pengaruh cuaca dingin," kata Lee pada pertemuan pemerintah tentang inflasi.

Harga konsumen Korea Selatan tumbuh pada laju tercepat dalam 10 tahun tahun lalu karena melonjaknya biaya energi dan tingginya harga produk pertanian. Inflasi tumbuh 2,5 persen pada tahun 2021, meningkat dari kenaikan 0,5 persen pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Jelang Tahun Baru Imlek, Korea Selatan Tingkatkan Pasokan Pangan Utama
Harga Cabai di Pasar Surabaya Tembus Rp110 Ribu, Diduga Faktor Panen Anjlok

Inflasi konsumen negara itu tumbuh lebih dari 3 persen untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Desember. Bank of Korea (BOK) bertujuan untuk menjaga inflasi tahunan sebesar 2 persen dalam jangka menengah.

BOK menempatkan prospek inflasi 2022 pada 2 persen untuk tahun ini. Kementerian keuangan memperkirakan harga konsumen tumbuh 2,2 persen pada 2022.

Video Terkait