Bahaya! Jangan Cuci Telur dengan Air, Ini Alasannya...

Ilustrasi Telur (Pixabay)

Editor: Dera - Jumat, 6 November 2020 | 09:30 WIB

SariAgri - Telur ayam yang baru saja diambil dari kandang memang terlihat kotor, sehingga sebagian orang memilih untuk mencucuinya terlebih dahulu sebelum disimpan di lemari pendingin. 

Sobat Agri, telur ternyata tidak boleh dicuci dengan air karena ayam mengeluarkan telur dengan lapisan alami pada cangkang yang disebut “bloom” atau “kutikula”. Lapisan ini adalah garis pertahanan pertama dalam menjaga udara dan bakteri keluar dari telur. Jadi saat kamu mencucinya, kamu menghilangkan lapisan pelindung alami itu.

Mengutuip agriculture.com, telur yang belum dicuci dapat disimpan di meja dapur pada suhu kamar selama beberapa minggu dan masih dapat dimakan. Tapi begitu menyentuh air, telur-telur itu perlu didinginkan untuk melindungi dari bakteri. Nah, telur yang dibeli di toko biasanya telah dibersihkan sehingga harus dimasukkan ke dalam lemari pendingan.

Bagaimana jika hendak menjual telur? di Indonesia, mungkin belum ada aturan baku dan resmi tentang cara memperlakukan telur baru yang akan dijual ke pasaran. Tapi di Negeri Paman Sam, setiap negara bagian memiliki Undang-Undang yang berbeda tentang penanganan telur, bagaimana telur harus disimpan, apakah harus dicuci atau tidak.

Contohnya di Virginia, telur baru yang akan dijual tidak boleh dicuci sama sekali. Tapi di Negara bagian lain telur harus dicuci dengan menggunakan larutan tertentu.

Metode terbaik untuk membersihkan telur menurut thespruce.com, adalah dengan cara mengeringkan telur (dry clean). Untuk melakukannya, gunakan sesuatu yang kering dan sedikit abrasif untuk membersihkan kotoran atau tinja hingga telur bersih.

Dengan metode ini, kamu tidak perlu menggunakan air atau pembersih apapun. Gunakan spons pengamplasan, loofah, amplas halus, atau spons pengikis untuk membersihkan telur. Bersihkan spons atau loofah secara berkala atau buang yang lama untuk mengganti yang baru.

Metode ini mengawetkan lapisan antibakteri alami yang disebut "bloom". Mencuci telur dengan air menghilangkan lapisan itu dan mendorong masuknya bakteri.

Baca Juga: Bahaya! Jangan Cuci Telur dengan Air, Ini Alasannya...
Peternak Ini Bagi Tips Cara Untung Besar dari Berternak Ayam KUB

Bakteri utama yang harus dihindari adalah salmonella, yang ditularkan melalui makanan dan dapat menyebabkan keracunan makanan. Kamu hanya berisiko terkena infeksi salmonella jika bakteri ada di kulit telur.

Namun jika kamu memang benar-benar ingin mencucui telur dengan air, maka sebaiknya gunakan air hangat yang mengalir (lebih hangat dari suhu telurnya) dan jangan menggunakan air dalam baskom karena air hangat tidak menyedot bakteri. Sobat Agri juga harus tetap memasukkan telur ke dalam lemari pendingin segera setelah mencucinya. (Sariagri/Marthin)

Video Terkait