Ayam Taliwang dan Misi Damai di Era Perang

Ilustrasi ayam taliwang. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Putri - Selasa, 28 Juni 2022 | 13:00 WIB

Sariagri - Ayam taliwang merupakan kuliner khas masyarakat Suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kuliner yang satu ini memiliki nilai sejarah yang cukup berpengaruh.

Menu ayam taliwang banyak ditemukan di DKI Jakarta dan sekitarnya. Bukan sekadar makanan, bagi masyarakat Karang Taliwang di Kecamatan Cakranegara, ayam taliwang berkaitan erat dengan sejarah misi perdamaian.

Berdasarkan catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, masyarakat Karang Taliwang merupakan yang pertama kali memperkenalkan kuliner tersebut. Ayam diolah menjadi makanan khas yang kemudian disebut ayam taliwang.

Mulanya, ayam taliwang muncul saat berlangsungnya peristiwa perang antara Kerajaan Selaparang dan Kerajaan Karangasem Bali. Pada masa itu pasukan Kerajaan Taliwang didatangkan ke Lombok untuk membantu Kerajaan Selaparang yang mendapat serangan dari kerajaan Karangasem Bali.

Orang-orang Taliwang yang bertugas sebagai pendamai ditempatkan di suatu wilayah yang diberi nama Karang Taliwang, sesuai dengan tempat mereka. Tugas orang-orang Taliwang ini adalah melakukan pendekatan dengan Raja Karangasem agar pertempuran yang menelan banyak kerugian nyawa dan harta benda tidak berlanjut.

Dalam misi perdamaian tersebut juga turut serta pemuka agama Islam, juru kuda dan juru masak. Tugas pemuka agama untuk memberi tuntunan kehidupan pada masyarakat dan pendekatan dengan Raja Karangasem, juru kuda bertugas menjaga dan memelihara kuda dan juru masak bertugas menyiapkan logistik.

Para juru masak inilah mengolah dan memasak berbagai bahan makanan salah satunya ayam menjadi santapan para pemimpin perang serta prajurit. Mereka mengolah ayam dengan cara dibakar dan dicampurkan bumbu-bumbu yang sesuai dengan selera dan tradisi mereka.

Adapun bumbu yang digunakan berasal dari hasil alam sekitar seperti bawang merah dan putih, garam, cabai, dan terasi. Masa itu olahan ayam sangatlah istimewa dan menjadi hidangan di saat tertentu.

Baca Juga: Ayam Taliwang dan Misi Damai di Era Perang
Kisah Sedih di Balik Wanita Nangis Ingat Keluarga Saat Kembali Makan di KFC

Seiring berjalannya waktu terjadi pembauran antara masyarakat Karang Taliwang dan Sasak. Pembauran ini menyatukan pengetahuan dan tata cara kehidupan masyarakat seperti pola makan dan pengolahan bahan makanan.

Makanan cenderung mengadopsi budaya masyarakat Sasak yang identik dengan pedas. Daging ayam pun diolah menjadi ayam pelalah dengan citarasa pedas. Ayam pelalah ini menjadi cikal bakal ayam taliwang.

Video Terkait