Inggris Tawarkan Diri untuk Kawal Gandum Ukraina ke Afrika

Tanaman gandum. (Piqsels)

Editor: Putri - Jumat, 24 Juni 2022 | 13:30 WIB

Sariagri - Inggris menawarkan diri untuk membantu mengawal gandum Ukraina dari pelabuhannya. Pengiriman gandum Ukraina tersebut di bawah rencana PBB yang dirancang untuk mencegah kelaparan massal di Afrika.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss, setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlüt avu?o?lu, di Ankara.

Mengutip The Guardian, Jumat (24/6/2022), Turki juga mencoba untuk menegosiasikan persyaratan pengawalan untuk lebih dari 20 juta ton biji-bijian Ukraina yang sangat dibutuhkan. Tetapi avu?o?lu mengatakan dia belum dapat memastikan waktu untuk melakukan pertemuan antara Ukraina dan Rusia.

Belum ada kesepakatan yang dicapai mengenai perincian tentang bagaimana konvoi gandum dan cara memastikan mereka tidak membawa senjata ke Ukraina. Kapal dipastikan dapat dengan aman meninggalkan pelabuhan yang penuh dengan ranjau dengan menetapkan rute yang aman.

Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson juga mengatakan Inggris bersedia membantu pengawalan gandum dengan memberikan perlindungan asuransi untuk kapal-kapal.

Keputusan itu dibuat di tengah banyaknya pihak berwenang Barat saling menyalahkan dengan Rusia tentang tanggung jawab atas pemblokiran pengiriman biji-bijian. Padahal krisis pangan global diperkirakan akan berlangsung lama.

“Bahkan pada saat-saat terbaik, jika besok perang berakhir, kita masih melihat krisis (pangan) dua tahun secara global,” kata seorang pejabat.

Utusan khusus Amerika Serikat (AS) untuk ketahanan pangan, Cary Fowler, mengatakan bahwa krisis pangan diperkirakan berlangsung tiga tahun. Beberapa penyebabnya bahkan terjadi sebelum perang Rusia-Ukraina.

Pejabat Barat mengakui Rusia menuntut jaminan atas sanksi pengiriman sebagai imbalan untuk mengizinkan konvoi biji-bijian meninggalkan pelabuhan Odesa Ukraina melalui Laut Hitam.

Baca Juga: Inggris Tawarkan Diri untuk Kawal Gandum Ukraina ke Afrika
Ukraina Klaim Gudang Gandumnya Telah Dihancurkan Rusia

Mereka menunjukkan bahwa Uni Eropa menawarkan untuk memberikan surat persetujuan untuk mengonfirmasi bahwa pengiriman biji-bijian dan pupuk Rusia tidak dikenakan sanksi.

AS mengatakan pihaknya juga telah mengeluarkan izin yang membebaskan produk pertanian termasuk makanan dan pertanian Rusia dari sanksi.

Video Terkait