Begini Cara Menyimpan Daun Bawang Supaya Awet

Ilustrasi daun bawang. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Tanti Malasari - Jumat, 10 Juni 2022 | 21:30 WIB

Sariagri - Daun bawang biasanya digunakan untuk mempercantik makanan atau tambahan di sop, gorengan dan berbagai jenis makanan lainnya. Namun bagaimana cara menyimpan daun bawang supaya awet?

Membeli daun bawang seharga Rp3 ribu misalnya, seseorang sudah bisa membawa pulang cukup banyak sayuran tersebut. Tentu saja daun bawang tidak akan sekaligus dipakai semua.

Untuk itu perlu diperhatikan bagaimana cara yang tepat menyimpannya. Tujuannya, supaya seseorang tidak rugi dan daun bawang tidak cepat busuk untuk digunakan pada menu masakan lainnya.

Melansir sejumlah sumber, ada beberapa cara yang bisa dipraktekkan untuk membuat daun bawang awet:

1. Beli yang ada akarnya

Ketika membeli daun bawang, jangan lupa untuk memilih yang masih ada akarnya. Tujuannya supaya bisa disimpan lebih lama.

Caranya adalah untuk memasukkan daun bawang ke dalam stoples yang berisi beberapa sentimeter air seperti dua hingga lima cm. Kemudian, masukkan daun bawang dengan posisi akarnya terendam air.

Namun pastikan terkena sinar matahari supaya daun bawang tetap segar. Dijamin, daun bawang dapat tahan beberapa hari dengan air yang sering diganti dua hari sekali.

Baca Juga: Begini Cara Menyimpan Daun Bawang Supaya Awet
Tahun Baru? Cicipi Menu Masakan Khas Kalimantan Ini

2. Simpan di kulkas

Sama seperti penjelasan di atas, cara menyimpan daun bawang supaya awet juga bisa dilakukan di kulkas. Namun, daun bawang tetap disimpan dalam wadah berisi air. Pastikan daun bawang tidak jatuh dan berdiri.

Jangan lupa untuk tetap mengganti airnya dua hari sekali.

3. Kertas basah

Selain stoples berisi air, daun bawang juga bisa disimpan dengan berbalutkan kertas atau kain basah. Namun, kertas atah kain tersebut tidak boleh terlalu basah karena dapat membuatnya busuk.

Bungkus bagian akarnya dengan kain basah, lalu masukkan ke dalam wadah. Kemudian simpan di kulkas.

Video Terkait