Perbedaan Es Krim dan Gelato, Lebih Suka yang Mana?

Ilustrasi es krim. (Pixabay)

Editor: Putri - Rabu, 18 Mei 2022 | 19:20 WIB

Sariagri - Gelato dan es krim keduanya adalah makanan beku dan memiliki rasa creamy. Keduanya juga mengandung susu, krim, gula, dan semacam perasa. Meskipun terlihat sama, sebenarnya keduanya berbeda.

Di antara perbedaan lainnya, keduanya berakar pada dua tradisi budaya yang unik dan mengandung jumlah lemak susu yang berbeda.

Asal usul es krim dan gelato

Meskipun tidak diketahui siapa yang menemukan es krim, rendisi paling awal ditelusuri ke China kuno. Perpaduan susu kerbau, tepung, dan es konon menjadi makanan penutup favorit Raja Tang dari Shang.

Versi makanan penutup selanjutnya termasuk buah, jus, atau madu yang disajikan di atas salju pegunungan yang segar.

Es krim berevolusi dengan memasukkan susu sapi dan akhirnya kuning telur. Hingga akhirnya menjadi makanan lezat yang disediakan untuk kaum elite. Es krim menghiasi mangkuk pencuci mulut Charles I dan tamu-tamunya di abad ke-17.

Namun, es krim tidak menjadi makanan penutup yang populer sampai abad ke-19. Tepatnya ketika kemajuan teknologi dalam industri susu dan teknik pendinginan memungkinkan produsen untuk membuat es krim dalam jumlah besar.

Mesin es krim pertama ditemukan pada pertengahan abad ke-19.

Gelato pertama kali dibuat di Italia, meskipun ada beberapa kebingungan dari mana asalnya. Beberapa percaya gelato pertama kali dibuat di Sisilia sementara yang lain percaya gelato berasal dari Florence.

Mengutip Food Network, berikut perbedaan es krim dan gelato.

1. Tekstur

Gelato lebih kaya dan lebih padat daripada es krim. Beberapa orang menggambarkan gelato lebih elastis. Es krim lebih seperti susu dan lebih 'creamy' daripada gelato.

2. Bahan

Meskipun gelato dan es krim mengandung krim, susu, dan gula, ada juga perbedaannya.

Gelato asli menggunakan lebih banyak susu dan lebih sedikit krim daripada es krim dan umumnya tidak menggunakan kuning telur, yang merupakan bahan umum dalam es krim.

Beberapa resep gelato buatan sendiri mungkin membutuhkan kuning telur karena merupakan pengemulsi alami dan akan membantu koki rumahan mencapai hasil yang halus tanpa bantuan mesin.

Es krim hadir dalam dua gaya. Satu gaya, yang dikenal dalam perdagangan es krim adalah gaya Philly, mengandung susu, krim, gula, dan perasa. Gaya lainnya, yang dikenal sebagai custard, dimulai dengan dasar custard yang dibuat dengan kuning telur.

3. Lemak dan Rasa

Es krim mengandung setidaknya 10 persen lemak mentega. Sebagian besar merek memiliki antara 14 dan 25 persen. Sementara itu, gelato Italia hanya mengandung sekitar 4 hingga 9 persen lemak.

Baca Juga: Perbedaan Es Krim dan Gelato, Lebih Suka yang Mana?
Manfaat dan Kekhawatiran Konsumsi Kedelai

Karena lemak mentega yang melapisi langit-langit mulut kamu lebih sedikit, rasa gelato cenderung terasa lebih kuat. Gelato juga mengandung lebih sedikit udara daripada es krim, yang membantu membuatnya tetap padat, cair, dan lembut.

4. Suhu

Gelato Italia disajikan pada suhu -12 derajat hingga -10 derajat Celsius. Sedangkan es krim disajikan pada suhu -14 derajat hingga -12 derajat Celsius karena paling mudah untuk disendok dalam kisaran ini.

Video Terkait