Startup Israel Ciptakan Daging Budidaya Harga Murah

Ilustrasi - Daging sapi. (Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 11 Mei 2022 | 15:40 WIB

Sariagri - ProFuse Technology merupakan perusahaan rintisan Israel yang fokus pada protein hewani hasil budidaya. Perusahaan ini ingin membuat terobosan di sektor peternakan untuk daging yang ditanam di laboratorium dengan harga terjangkau.

Untuk diketahui daging budidaya merupakan daging yang proses produksi atau pembuatannya dengan membudidayakan sel hewan secara langsung. Selnya diambil dari hewan sehat dan tidak terbunuh dalam prosesnya. 

Startup ini mengembangkan cara membantu budidaya daging dengan memanipulasi jalur sinyal biokimia untuk mempercepat pertumbuhan serat otot.

Menurut Proffuse, teknologi ini dapat memangkas biaya budidaya daging hingga 40 persen atau lebih. Membawa daging yang ditanam di laboratorium lebih dekat menjadi alternatif layak untuk ternak tradisional.

“Pernyataan misi kami adalah untuk mewujudkan visi daging budidaya dengan mengurangi biaya dan meningkatkan kualitasnya,” ujar CEO perusahaan Guy Nevo Michrowski, melansir The Times of Israel.

"Tujuannya adalah untuk mencapai paritas harga dengan ternak yang ditanam di peternakan," tambahnya.

Ilmuwan senior Tom Ben-Arye dari Good Food Institute Israel, organisasi nirlaba yang mempromosikan inovasi protein alternatif menjelaskan solusi itu membantu membuat daging yang ditanam di laboratorium menjadi lebih murah dengan mengurangi waktu pertumbuhan.

Baca Juga: Startup Israel Ciptakan Daging Budidaya Harga Murah
Mengenal Commercial Cut, Istilah untuk Membedakan Daging Sapi



“Mereka mampu merampingkan produksi sel otot, sesuatu yang secara signifikan dapat memotong waktu pertumbuhan dan karena itu secara signifikan memangkas biaya produksi daging yang dibudidayakan,” kata Ben-Arye.

“Industri (daging yang dikembangkan di laboratorium) membutuhkan lebih banyak perusahaan B2B seperti ProFuse yang dapat mendukung seluruh ekosistem dengan berfokus pada masalah unik," pungkasnya.

 

Video Terkait