Catat! Masak Mi Instan Dengan Bumbunya Bisa Menyebabkan Penyakit Berbahaya

Ilustrasi Mie Instan (Unsplash)

Penulis: Triana, Editor: Reza P - Rabu, 11 Mei 2022 | 13:10 WIB

Sariagri - Mi instan acap kali menjadi menu praktis yang digemari karena rasanya yang lezat. Akan tetapi, terdapat berbagai resiko dari konsumsi mi instan.

Cara memasak mi instan memang sangat mudah dan berbeda-beda untuk setiap orang. Akan tetapi ada baiknya untuk mengikuti aturan yang ada di bungkus mi tersebut.

Pada bungkus tertera jika bumbu mi instan sebaiknya dipisah dan diaduk di mangkok saat mi sudah matang. Hal ini bukan tanpa alasan, ternyata jika bumbu ikut dipanaskan bisa mengalami perubahan struktur kimia sehingga dapat menyebabkan keracunan ringan.

MSG (Monosodium Glutamat) jika dimasak diatas 120 C akan berpotensi menjadi karsinogen, pencetus kanker. Padahal titik didih air hanya 100 derajat celcius, sehingga tidak mungkin memasak mi pada suhu 120 derajat celcius.

Kecuali menggunakan minyak yang titik didihnya mencapai 200 derajat celcius. MSG sendiri adalah garam natrium dari asam amino berupa asam glutamat, yang merupakan salah satu asam amino yang paling banyak di alam.

Glutamat merupakan asam amino non-esensial yang secara alami terdapat pada tubuh manusia. Selain itu, glutamat juga ditemukan pada hampir semua makanan.

Glutamat berfungsi sebagai neurotransmitter atau penghubung informasi ke jaringan otak sehingga dapat menggerakkan sel-sel saraf untuk menyampaikan sinyal.

Baca Juga: Catat! Masak Mi Instan Dengan Bumbunya Bisa Menyebabkan Penyakit Berbahaya
Ini Alasan Mengapa Makanan yang Digoreng Dianggap Berbahaya Bagi Kesehatan

Beberapa peneliti berpendapat bahwa MSG menyebabkan kadar glutamat berlebihan pada otak, sehingga mengakibatkan stimulasi yang berlebihan juga dari sel-sel saraf. Inilah yang memicu ketakutan masyarakat terhadap MSG.

Selain itu jangan pula mengkonsumsi mi instan berturut-turut selama 4 hari. Ini juga berpotensi terserang penyakit kanker, mioma, dan amandel.

Video Terkait