Mengenal Kerupuk Kemplang Khas Lampung yang Diburu Pemudik

Ilustrasi kerupuk kemplang khas Lampung. (Antara)

Editor: Dera - Selasa, 10 Mei 2022 | 19:50 WIB

Sariagri - Kerupuk sudah menjadi camilan yang populer bagi masyarakat Indonesia, maka tak heran bila kudapan bertekstur renyah itu memiliki berbagai ragam bentuk dan juga rasa yang khas di tiap-tiap daerah asalnya.

Tidak hanya itu saja, cara pengolahan juga beragam mulai dari yang digoreng dengan minyak hingga digarang dengan arang.

Salah satu cara pengolahan yang cukup unik adalah dengan menggunakan arang seperti kerupuk kemplang yang banyak tersebar di kawasan Sumatera, salah satunya adalah daerah Lampung dan sekitarnya.

Salah satu kerupuk kemplang Anugerah Jaya itu dibuat dari dapur sederhana di Kecamatan Way Halim, Bandarlampung. Di mana kerupuk kemplang Anugerah Jaya sudah digeluti oleh generasi kedua dari usaha turun temurun yang sudah dijajaki mulai dari tahun 2000-an awal.

Salah satu yang masih bertahan untuk mewarisi usaha keluarga ini adalah Ibu Iva. Dia mengakui bahwa bisa menghasilkan sekitar 30 bal dalam kondisi biasa, jika dalam kondisi ramai seperti musim liburan dia mengaku bisa memproduksi sampai dengan 50 bal dalam satu hari.

"Kalau sehari itu kita bisa 30 bal, kalau lagi ramai itu bisa sampai 50 bal lah. 1 bal itu ada 18 bungkus dengan isi masing-masing 1 bungkusnya itu ada 24 buah kerupuk kemplang," ujar Iva, sembari sibuk menggarang kerupuk kemplang di rumah produksinya, Selasa (10/5). 

Dalam hal ini, untuk urusan dapur produksinya dia tidak hanya memusatkan di dapurnya sendiri. Melainkan, dia juga membuka kerja sama dengan warga sekitar yang ingin membantu dalam hal memproduksi.

Meski begitu, untuk pembuatan bahan dasar sebelum digarang hanya keluarganya saja yang membuatnya, tidak dibantu dengan karyawan lainnya. Produksi bahan sendiri jika dalam kondisi ramai bisa mencapai 100 kg dalam sehari.

"Saat ini, kita tidak hanya membuka tempat produksi di sini saja, kita membuka kerjasama dengan masyarakat sekitar yang ingin mencari pemasukan tambahan dan dikerjakannya di dapur masing-masing," ucap dia, seperti dikutip dari Antara.

Kerupuk kemplang Anugerah Jaya memang masih didistribusikan di wilayah Bandarlampung dan sekitarnya, biasanya mereka para pembeli datang secara mandiri ke dapur produksinya hingga sudah memiliki langganan tetap yang langsung diantarkan.

Cara pengolahan kerupuk kemplang

Kerupuk Kemplang memiliki cara tersendiri dan unik dalam hal pengolahan, caranya adalah digarang di atas tungku panas yang berisikan arang. Satu krupuk itu bisa memakan waktu dari 30 detik hingga 35 detik.

Sehingga, krupuk kemplang dirasa lebih sehat karena memiliki cara pengolahan yang tidak menggunakan minyak goreng dan juga bahan pengawet.

"Cara pengolahannya memang seperti ini, tidak menggunakan minyak goreng dan juga bahan-bahannya juga tidak ada pengawetnya. Kalau untuk arangnya sih, dari kayu apa saja, tidak ada arang khusus dari jenis kayu," ujar dia.

Baca Juga: Mengenal Kerupuk Kemplang Khas Lampung yang Diburu Pemudik
Patut Dicoba, 4 Makanan Pedas Khas Korea Selatan yang Bikin Ketagihan

Kerupuk kemplang ini memiliki bahan dasar ikan giling, tepung dan juga bumbu penyedap untuk meningkatkan cita rasa dari krupuk kemplang itu sendiri sehingga ketika dimakan memiliki cita khas rasa yang gurih dan membuat nagih.

Dalam hal ini, krupuk kemplang Anugerah Jaya itu dibanderol mulai dari Rp6.500 sebagai harga dasar sebelum didistribusikan ke agen-agen yang sudah memiliki kerja sama.