Wajib Tahu! Ini 3 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Menyimpan Telur

Ilustrasi - Komoditas telur ayam. (Pixnio)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 10 Mei 2022 | 16:00 WIB

Sariagri - Telur telah menjadi salah satu bahan makanan yang menjadi favorit banyak orang. Bahan pangan ini lebih sering digunakan karena ia memiliki harga yang lebih murah dibanding dengan makanan lain seperti daging. 

Tak sulit untuk menemukan telur dimanapun Sobat Agri berada. Bahkan ketersediaannya menjadi barang wajib menghiasi lemari es di rumah.

Telur sangat mudah diolah menjadi berbagai olahan masakan dan mudah membuatnya. Meski begitu, telur cukup mudah membusuk dan mudah mengembangkan bakteri jika tidak disimpan dengan tepat. 

Berikut 3 kesalahan yang sering dilakukan saat menyimpan telur, dilansir dari Real Simple: 

1. Tak Segera di Masukkan ke dalam Kulkas

Setelah membeli telur dari pasar, toko kelontong biasanya telur tidak langsung memasukkannya ke dalam kulkas. Cara tersebut sebenarnya adalah cara yang salah.

Menurut United States Department of Agriculture Food Safety an Inspection Service (USDA), telur yang tidak langsung didinginkan biasanya menyebabkan fluktuasi suhu. Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang bakteri salmonella yang ditemukan dalam telur.

USDA mencatat bahwa telur dingin yang ditinggalkan pada suhu kamar dapat mengeluarkan keringat dan memfasilitasi pergerakan bakteri ke dalam telur dan meningkatkan pertumbuhan bakteri. Selain itu, bakteri salmonella akan menyebabkan penyakit seperti, diare, demam hingga kram perut.

2. Selalu mencuci telur

Kebiasaan mencuci terkadang baik untuk kebersihan, namun mencuci telur dirasa tidaklah perlu. Sebab, dengan mencuci telur justru akan meningkatkan risiko kontaminasi. Terlebih khusus lagi, ketika telur dicuci airnya bisa tersedot ke dalam telur melalui pori-pori cangkangnya. 

Alasan lain untuk tidak mencuci telur, karena pada setiap telur sudah memiliki lapisan pelindung yang diletakkan di luar oleh induk ayam. Jika masih ingin membersihkan telur sebaiknya dicuci dan disanitasi dengan hati-hati hanya menggunakan senyawa yang aman dikonsumsi.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 3 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Menyimpan Telur
Jaga Nilai Gizi, Begini Cara Mudah Menguji Kualitas Telur dengan Tes Apung

3. Suhu kulkas yang Tidak Tepat

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, telur yang sudah dibeli harus secepatnya didinginkan. Telur yang didinginkan juga harus di dalam suhu yang tepat. Jika menyimpannya dalam kulkas yang memiliki suhu maksimal 40 derajat celcius.

Selain itu, sebaiknya telur yang disimpan dalam kulkas harus disimpan di bagian terdingin dari kulkas. Bisa juga disimpan dengan karton wadah telur yang didapat dari toko, dan jangan menaruhnya di pintu kulkas.

Video Terkait