Bahaya! Jangan Lagi Konsumsi Makanan yang Dibungkus Kertas Koran

Ilustrasi - Makanan dibungkus kertas koran. (Piqsels)

Editor: Arif Sodhiq - Minggu, 8 Mei 2022 | 16:00 WIB

Sariagri - Penjual camilan atau makanan masih ada yang menggunakan kertas koran sebagai pembungus. Sepintas, memang tidak ada hal aneh dengan camilan atau makanan dibungkus dengan kertas koran. 

Ternyata, menggunakan kertas koran sebagai bungkus makanan berbahaya bagi kesehatan. Bahkan salah satu dampak buruknya bisa memicu kanker.

Dilansir boldsky.com, berikut bahaya jika menggunakan kertas korang sebagai bungkus makanan.

1. Mempengaruhi hormon

Tinta koran bisa mempengaruhi fungsi hormonal yang pada gilirannya akan mengganggu kesehatan tubuh. Hormon yang dihasilkan bisa kurang atau malah berlebih. Dampaknya muncul jerawat, perubahan mood dan masih lain-lain.

2. Menyebabkan masalah pencernaan

Dampak paling sering dirasakan orang setelah mengkonsumsi makanan yang dibungkus kertas koran adalah masalah pencernaan. Penyebabnya adalah diisobutil phthalate atau kandungan bahan kimia dalam tinta koran. Risikonya orang bisa terkena radang saluran kantung kemih dan TBC.

3. Mempengaruhi kesuburan

Kandungan tinta koran bisa memberikan masalah serius pada reproduksi para wanita. Selain wanita, makanan yang dibungkus dengan kertas koran juga tidak baik untuk anak-anak. Sebab dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga: Bahaya! Jangan Lagi Konsumsi Makanan yang Dibungkus Kertas Koran
Kurangi Risiko Penyakit Jantung, Ini Rekomendasi Pola Makan Sehat

4. Menyebabkan penyakit kandung kemih dan kanker

Makanan yang ditiriskan, disimpan atau dibungkus koran bisa menyebabkan kanker. Ini karena koran dicetak menggunakan tinta yang mengandung logam berat Pb (timbal).

Penelitian menunjukkan tinta bisa meresap ke dalam makanan dan bila dikonsumsi berbahaya bagi paru-paru, ginjal, hormon, dan memicu kanker. Sebenarnya tidak hanya koran dan kertas bertinta, kertas khusus pembungkus makanan juga berbahaya bagi kesehatan.

 

Video Terkait