Lagi Bad Mood? Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Membuatmu Kembali Ceria

Ilustrasi Yogurt. (Foto: Pixabay)

Editor: Putri - Kamis, 5 Mei 2022 | 13:40 WIB

Sariagri - Saat kamu merasa sedih atau bad mood, mungkin tergoda untuk beralih ke makanan untuk mengembalikan semangat. Namun, makanan manis dan berkalori tinggi yang biasanya kamu konsumsi memiliki konsekuensi negatif. dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti stres, lingkungan, kurang tidur, genetika, gangguan suasana hati, dan kekurangan nutrisi.

Dengan demikian, kamu mungkin bertanya-tanya apakah ada makanan sehat yang dapat meningkatkan mood?

Terdapat penelitian tentang hubungan antara nutrisi dan kesehatan mental. Namun, penting untuk dicatat bahwa suasana hati

Mengutip Healthline, berikut makanan yang dapat meningkatkan mood.

1. Cokelat Hitam

Cokelat kaya akan banyak senyawa peningkat suasana hati. Gulanya dapat meningkatkan mood karena merupakan sumber bahan bakar yang cepat untuk otak.

Selain itu, cokelat hitam dapat melepaskan serangkaian senyawa yang membuat kamu merasa baik, seperti kafein, theobromin, dan N-acylethanolamine, zat yang secara kimiawi mirip dengan cannabinoid yang telah dikaitkan dengan peningkatan suasana hati.

Beberapa penelitian juga menunjukkan cokelat mengandung flavonoid yang meningkatkan kesehatan. Flavonoid pada cokelat terbukti meningkatkan aliran darah ke otak, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kesehatan otak, yang semuanya dapat mendukung pengaturan suasana hati.

2. Pisang

Pisang dapat membantu mengembalikan suasana hatimu lebih baik. Buah ini mengandung tinggi vitamin B6, yang membantu mensintesis neurotransmiter yang membuat kamu merasa baik seperti dopamin dan serotonin.

Satu pisang seberat 136 gram menyediakan 16 gram gula dan 3,5 gram serat. Ketika dipasangkan dengan serat, gula dilepaskan perlahan ke aliran darah, memungkinkan kadar gula darah stabil dan kontrol suasana hati yang lebih baik.

3. Buah Beri

Menurut sebuah penelitian, makan lebih banyak buah dan sayuran dikaitkan dengan tingkat depresi yang lebih rendah.

Meskipun mekanismenya tidak jelas, diet kaya antioksidan dapat membantu mengelola peradangan yang terkait dengan depresi dan gangguan mood lainnya.

Buah beri mengandung berbagai antioksidan dan senyawa fenolik, yang memainkan peran kunci dalam memerangi stres oksidatif, yaitu ketidakseimbangan senyawa berbahaya dalam tubuh.

Beberapa buah beri sangat tinggi antosianin, pigmen yang memberi warna ungu-biru pada buah beri tertentu. Satu studi mengaitkan diet antosianin dengan risiko gejala depresi 39 persen lebih rendah.

4. Salmon

Secara teratur makan salmon dan makarel, tuna, herring dan ikan berlemak lainnya, diketahui dapat membantu menurunkan kecemasan.

Para ahli mengatakan hal tersebut dikarenakan asam lemak omega-3 dapat meningkatkan suasana hati dan tidak diproduksi oleh tubuh kita.

Omega-3 mengubah bahan kimia otak yang terkait dengan suasana hati, khususnya dopamin dan serotonin. Dalam satu penelitian terkontrol secara acak, mahasiswa kedokteran yang mengonsumsi suplemen omega-3 sebelum ujian, mengurangi gejala kecemasan mereka sebanyak 20 persen.

4. Teh Hijau

Menyeruput secangkir teh hijau bisa menjadi hal yang menenangkan, yaitu menenangkan saraf dan mencerahkan suasana hati yang gelap.

Menurut sebuah penelitian di Jepang yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, minum dua hingga tiga cangkir teh hijau sehari dikaitkan dengan pengurangan gejala depresi pada orang tua.

Hal tersebut mungkin karena sejumlah nutrisi peningkat suasana hati, termasuk L-theanine, asam amino yang membantu melawan kecemasan. Teh hijau juga memiliki beberapa kafein, yang mana bisa menjadi pilihan ketika kamu merasa sedih.

5. Yogurt

Ada banyak rumor tentang makanan fermentasi probiotik seperti yogurt, kimchi, dan asinan kubis yang membantu menjaga bakteri usus tetap terkendali. Studi terbaru pada hewan dan manusia menunjukkan hubungan antara bakteri usus yang seimbang dan suasana hati yang lebih baik.

Baca Juga: Lagi Bad Mood? Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Membuatmu Kembali Ceria
Terkuak! Ini Rahasia Umur Panjang Ratu Elizabeth II hingga 95 Tahun

Namun, beberapa ahli mengingatkan bahwa masih terlalu dini untuk memastikannya. Sebuah tinjauan dari 10 penelitian kecil tapi padat menemukan bahwa makan probiotik untuk depresi dan kecemasan tampaknya membantu beberapa orang, tetapi tidak yang lain.

Intinya, menyeruput smoothie yogurt yang menyegarkan sesekali tidak akan merusak suasana hatimu, mungkin bisa sedikit membantu.

Video Terkait