Langkah yang Bisa Kamu Lakukan saat Anak Terkena Dehidrasi Ketika Puasa

Ilustrasi Anak Puasa (Pixabay)

Penulis: Triana, Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 21 April 2022 | 18:55 WIB

Sariagri - Ibadah puasa ini adalah ibadah yang mengharuskan umat islam yang melaksanakannya untuk tidak makan dan minum dari waktu imsak hingga waktu magrib.

Selama lebih dari 10 jam tubuh tidak menerima asupan cairan. Hal itulah yang membuat orang-orang yang sedang berpuasa rentan mengalami dehidrasi.

Tidak hanya dialami oleh orang dewasa, dehidrasi juga bisa terjadi pada anak-anak. Kondisi ini bisa membuat seseorang kehilangan terlalu banyak cairan tubuh yang dapat menyebabkan beberapa bagian tubuh tidak berfungsi secara normal.

Kasus terparahnya yang bisa dialami anak-anak tidak cukup hanya ditangani dengan mengganti cairan yang hilang melalui makan dan minum saja. Seperti lidah dan bibir yang kering, tidak dapat buang air kecil selama lebih dari 8 jam, nafas yang lebih cepat, hingga tangan dan kaki yang terasa dingin.

Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan jika anak-anak mengalami dehidrasi. Namun, cara ini tergantung dengan seberapa parahnya dehidrasi yang dialami.

1. Dehidrasi ringan

Jika masih dalam kondisi ringan, kamu bisa memberikan minuman atau cairan dalam jumlah yang cukup banyak. Namun, jangan pernah untuk memberikan minuman manis ya.

Atau pada kondisi ini kamu bisa memberikan makanan dalam jumlah yang sedikit tetapi sering. Kamu tidak diperbolehkan untuk memberikan makanan dalam jumlah yang cukup banyak.

2. Dehidrasi sedang

Apabila anak mengalami dehidrasi sedang, maka perlu pemberian 50 hingga 100 ml larutan rehidrasi oral per kg berat badan. Cara ini bisa dilakukan untuk menggantikan perkiraan defisit cairan yang dialami tubuh.

Baca Juga: Langkah yang Bisa Kamu Lakukan saat Anak Terkena Dehidrasi Ketika Puasa
Ini Saran Dokter Terkait Waktu Olahraga Terbaik Saat Berpuasa

3. Dehidrasi parah

Pada kondisi ini, umumnya kamu bisa melihat tanda-tanda seperti denyut nadi melemah, hipotensi, bagan pengisian kapiler yang tertunda.

Jika kamu melihat tanda-tanda seperti ini segera periksakan anak ke dokter atau sebelum itu kamu bisa berikan minuman atau asupan elektrolit. Berikan waktu istirahat yang cukup untuk anak agar dehidrasi tidak semakin memburuk.

Video Terkait