Cerita Sarjana Pertanian UGM Jadi Eksportir Keju dari Indonesia

Ilustrasi - Keju punya potensi besar di pasar global. (Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 20 April 2022 | 17:15 WIB

Sariagri - Keju dikenal sebagai produk olahan susu yang banyak diprodukdi di Eropa. Siapa sangka ternyata ada keju asal Indonesia yang mampu menembus pasar ekspor. 

Jatu Barmawati (29) telah mengenalkan keju asal Indonesia ke pasar luar negeri. Perempuan asal Yogyakarta itu berbagi pengalamannya dalam acara Webinar Inspirsi Bisnis INTANI #68, Rabu (20/4/2022). Dia menceritakan awal mula dirinya mengekspor keju ke luar negeri. 

"Jadi, kebetulan abang saya di Yogya memang produsen keju. Karena gatel pengen ekspor akhirnya, kami coba ekspor Keju," ujar Sarjana Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) itu. 

Sebelum memulai ekspor keju, Jatu memang sudah membangun bisnis di bidang pertanian, namun tidak selalu berjalan lancar. Dia pernah mengalami kebangkrutan hingga terlilit utang karena bisnisnya gagal. 

"Pasar utama saya kan Eropa dan di awal pandemi itu kan mereka sangat tertutup banget. Jadi, mereka enggak bisa terima buah-buahan fresh, akhirnya kami mengalami kebangkrutan yang benar-benar bangkrut dan terlilit banyak hutang," jelas Jatu.

Dikatakan Jatu, dirinya tidak lantas putus asa atas kebangkrutannya. Dia mencoba bangkit dan memulai kembali bisnisnya di bidang pertanian. 

"Sebagai pengusaha itu harus istiqomah. Karena market di luar sudah tahu dan masih ada potensi. Krisis ini adalah cobaan tapi kita coba cari akal agar tetap eksisting," katanya. 

Pada tahun 2020 saat dia bangkit dengan mengekspor keju buatan Indonesia. Dia meyakini keju produksi dalam negeri memiliki pasar yang besar di luar negeri. 

"Jadi, kami memiliki produk unggulan artisan cheese dan juga keju organik. Jadi dibuatnya dengan susu sapi yang mana sapinya tidak ditreatment menggunakan bahan kimia," katanya. 

Baca Juga: Cerita Sarjana Pertanian UGM Jadi Eksportir Keju dari Indonesia
Optimalisasi Manfaat Susu Unta Terus Dilakukan

Jatu menjelaskan, adanya program Duta Petani Milenial dari Kementan membuat bisnisnya lebih mudah.

"Alhamdulillah di 2022 ini kami mendapatkan penghargaan dari Ditjen PKH sebagai eksportir untuk produk olahan susu," katanya. 

Selain mengekspor susu, dia juga menjadi eksportir buah-buahan tropis. Produk unggulannya adalah mangga dan manggis dengan merek dagang AyoMart. 

 

Video Terkait