Studi Menunjukkan Minyak Zaitun Bisa Bantu Panjang Umur

Ilustrasi minyak zaitun (Pixabay)

Editor: Putri - Selasa, 12 April 2022 | 18:40 WIB

Sariagri - Minyak zaitun adalah minyak alami yang diekstrak dari buah zaitun, buah dari pohon zaitun. Sekitar 14 persen dari minyak ini adalah lemak jenuh, sedangkan 11 persen adalah tak jenuh ganda, seperti asam lemak omega-6 dan omega-3.

Tapi asam lemak yang dominan dalam minyak zaitun adalah lemak tak jenuh tunggal yang disebut asam oleat. Membentuk 73 persen dari total kandungan minyak.

Studi menunjukkan bahwa asam oleat mengurangi peradangan dan bahkan mungkin memiliki efek menguntungkan pada gen yang terkait dengan kanker.

Lemak tak jenuh tunggal juga cukup tahan terhadap panas tinggi, membuat minyak zaitun extra virgin menjadi pilihan yang sehat untuk memasak.

Memberi Umur Panjang

Sebuah studi dari Harvard University menunjukkan bahwa mengonsumsi sedikit minyak zaitun setiap hari memberikan umur panjang. Hal tersebut berdasarkan studi observasional.

Para peneliti melihat data kesehatan dari sekitar 90.000 orang selama hampir 30 tahun. Peserta tersebut bebas dari penyakit jantung dan kanker serta mengisi kuesioner diet setiap empat tahun sekali.

Para peserta ditanya seberapa sering atau rata-rata, mereka makan makanan tertentu, termasuk jenis lemak dan minyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih satu sendok makan minyak zaitun per hari memiliki risiko kematian 19 persen lebih rendah.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa kelompok pengonsumsi minyak zaitun tersebut memiliki risiko penyakit kardiovaskular 19 persen lebih rendah, risiko kematian akibat kanker 17 persen lebih rendah, dan risiko kematian akibat penyakit neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer 29 persen lebih rendah.

Para peneliti dalam studi ini menyarankan untuk menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti lemak tidak sehat bisa memiliki efek yang lebih signifikan.

Mereka memperkirakan bahwa mengganti 10 gram lemak per hari seperti margarin, mentega, dan mayones dengan jumlah minyak zaitun yang sama dapat menurunkan risiko kematian.

Selain itu, minyak zaitun mengandung banyak nutrisi yang dapat menghambat atau membunuh bakteri berbahaya. Salah satunya adalah Helicobacter pylori, bakteri yang hidup di perut dan menyebabkan sakit maag dan kanker perut.

Baca Juga: Studi Menunjukkan Minyak Zaitun Bisa Bantu Panjang Umur
Jadi Favorit Banyak Orang, Awas! Daging Ayam Bisa Jadi Penyebar Wabah Penyakit

Studi tabung menunjukkan bahwa minyak zaitun extra virgin melawan delapan jenis bakteri ini, tiga di antaranya resisten terhadap antibiotik.

Sebuah penelitian pada manusia menunjukkan bahwa 30 gram minyak zaitun extra virgin, diminum setiap hari, dapat menghilangkan infeksi Helicobacter pylori pada 10-40 persen orang dalam waktu dua minggu.

Video Terkait