Mendag Sebut Ajang JMFW Jadi Upaya Pemerintah Dorong Produk Halal Indonesia

Seorang pekerja menyiapkan makanan di Kedai Yong Bengkalis yang sudah mengantongi sertifikasi halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (9/4/2019). ANTARA FOTO

Editor: M Kautsar - Kamis, 7 April 2022 | 17:25 WIB

Sariagri - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan bahwa gelaran Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) menjadi salah satu upaya pemerintah mendorong perkembangan produk halal dan fashion muslim.

"JMFW menjadi upaya memperkenalkan dan mempromosikan produk fashion muslim Indonesia di pasar global, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada kemajuan industri fashion muslim Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai pusat fashion muslim dunia," kata Lutfi di Jakarta, Kamis (07/04/2022).

JMFW diinisiasi Kementerian Perdagangan yang bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia. Sejumlah mitra kerja meliputi kementerian dan lembaga, salah satunya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta akademisi, desainer, asosiasi, dan industri fashion dengan industri penunjangnya seperti industri makanan halal, kosmetik, aksesoris dan alas kaki.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kemendag, Didi Sumedi mengatakan fokus penyelenggaraan JMFW tahun 2-22 ada penguatan branding fashion muslim Indonesia dengan segala potensi, kreativitas, dan inovasi produk.

"Banyak hal yang perlu kita kerjakan bersama-sama dan diperlukan sinergi dengan berbagai pihak terkait,” papar Didi.

Adapun tujuh perguruan tinggi dan industri yang telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) Pengembangan Fashion Muslim pada Road to JMFW seri 1, kemarin (06/04). “Akademisi dapat mencetak sumber daya manusia di bidang fashion muslim yang andal dan menghasilkan karya sesuai dengan kebutuhan industri,” kata Didi.

Baca Juga: Mendag Sebut Ajang JMFW Jadi Upaya Pemerintah Dorong Produk Halal Indonesia
Dijamin Halal, 5 Produk Mie Instan Korea Ini Aman Dikonsumsi Umat Muslim



Acara puncak JMFW tahun 2022 ini direncanakan digelar pada 20–22 Oktober 2022 mendatang yang akan berjalan bersamaan dengan penyelenggaraan Trade Expo Indonesia 2022 di ICE BSD, Tangerang. Rangkaian kegiatan berupa pergelaran busana, pameran, temu wicara (talkshow), dan seminar. Akan diadakan pula area pamer virtual (virtual showroom) dan penjajakan bisnis (business
matching).

Sementara itu di tahun 2023 mendatang, targetnya adalah penguatan jejaring kerja (networking) dengan terjun langsung dalam peta fashion internasional. Lalu target untuk tahun 2024 adalah deklarasi Indonesia sebagai pusat fashion muslim dunia, melalui JMFW yang telah menjadi perhelatan internasional.

Video Terkait