Harga Gandum Melonjak, Mesir Tetapkan Harga Jual Roti Tidak Bersubsidi

Roti khas Mesir. (Foto: Unsplash)

Editor: Putri - Selasa, 22 Maret 2022 | 19:15 WIB

Sariagri - Jika masyarakat Indonesia tengah kesusahan karena harga minyak goreng yang melonjak, Mesir juga memiliki suasana yang hampir sama. Rakyat Mesir menghadapi mahalnya harga roti.

Pemerintah Mesir telah menetapkan harga tetap untuk roti yang tidak disubsidi. Hal tersebut dilakukan dalam upaya untuk melawan kenaikan harga pangan setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Akibat invasi Rusia ke Ukraina, Mesir tidak mampu mendapatkan gandum dari Laut Hitam dengan harga murah.

Mengutip Reuters, Perdana Menteri (PM) Mesir Moustafa Madbouly menetapkan harga roti yang dijual secara komersial sebesar 11,50 pound Mesir per kilogram. Hal tersebut disampaikan langsung oleh pihak kantor PM Mesir.

Harga pangan meningkat di Mesir bahkan sebelum invasi Rusia ke Ukraina. Tetapi sekarang roti, makanan pokok kebanyakan orang Mesir, menjadi lebih mahal karena ekspor gandum Laut Hitam terganggu.

Harga roti yang tidak disubsidi telah melonjak sebanyak 25 persen, dari 1,00 menjadi 1,25 pound Mesir per roti. Keaikan terjadi di beberapa toko roti dalam tiga minggu sejak invasi Rusia ke Ukraina. Harga tepung naik hingga 15 persen, kata Attia Hamad di Kamar Dagang Kairo.

Pelanggaran terhadap harga jual tetap roti tidak bersubsidi akan dikenakan denda. Dendanya antara 100 ribu hingga 5 juta pound Mesir. Harga tetap itu berlaku selama tiga bulan.

Importir Gandum Terbesar

Mesir adalah importir gandum terbesar di dunia. Negara tersebut mengimpor total 12 hingga 13 juta ton gandum setiap tahun. Dengan populasi 105 juta, tumbuh pada tingkat 1,9 persen per tahun, Mesir semakin bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi minggu lalu memerintahkan pemerintahnya untuk menetapkan harga roti tidak bersubsidi. Roti tidak bersubsidi dikonsumsi oleh sekitar 40 juta orang Mesir.

Kantor media Abdel Fattah El Sisi mengatakan dia memerintahkan Menteri Pasokan untuk memastikan toko roti memiliki tepung terigu yang cukup untuk "merampingkan" harga roti gratis tidak tercakup oleh subsidi negara. Hal tersebut memungkinkan pihak kementerian untuk menegakkan harga.

Baca Juga: Harga Gandum Melonjak, Mesir Tetapkan Harga Jual Roti Tidak Bersubsidi
Kurangi Risiko Penyakit Jantung, Ini Rekomendasi Pola Makan Sehat

Krisis di Mesir diperparah seiring mendekatnya bulan Ramadan, yang dimulai pada minggu pertama April. Orang Mesir, seperti Muslim di seluruh dunia, secara tradisional memanjakan diri dengan makanan mewah saat buka puasa.

Pedagang memanfaatkan lonjakan konsumsi makanan dengan menaikkan harga bahan pokok. Sebagian besar makanan buka puasa, yang dikonsumsi dalam jumlah besar, berbahan dasar gandum.

Video Terkait