Kemarin Harga Daging Sapi Kini Daging Ayam Naik, Ikan Siap Menyusul?

Ilustrasi - Harga daging ayam. (Piqsels)

Penulis: Arif Sodhiq, Editor: Reza P - Selasa, 8 Maret 2022 | 16:20 WIB

Sariagri - Bulan Ramadan masih beberapa minggu lagi, namun harga daging ayam potong broiler/ras mulai merangkak naik. Bahkan di beberapa pasar di Jakarta harganya telah menembus Rp40.000 per ekor, seperti di Pasar Minggu dan Pasar Kramat Jati.

Di dua pasar itu harga menurut data info pangan Jakarta, harga ayam broiler Rp40.000 per ekor pada 8 Maret 2022. Harga itu lebih tinggi dari harga rata-rata di DKI Jakarta dan nasional.

Harga rata-rata ayam broiler di DKI Jakarta hari ini Rp38.022 atau naik Rp133 dibandingkan kemarin. Sementara harga daging ayam secara nasional berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional pada hari yang sama Rp36.000 per Kg naik Rp350 dibanding 1 Maret 2022

Harga ayam broiler di Pasar Tanah Abang Rp30.000 per ekor, Pasar Glodok Rp38.000 dan Pasar Kelapa Gading Rp36.000.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil terbesar pada deflasi Februari 2022 dengan komoditas terbesar minyak goreng 0,11 persen.

Selain minyak goreng, komoditas lain yang turut memicu deflasi pada Februari adalah telur dan daging ayam ras. Telur ayam ras memberi andil deflasi 0,10 persen, sementara daging ayam ras menyumbang 0,06 persen terhadap deflasi Februari 2022.

“Kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil terbesar pada deflasi dengan komoditas terbesar adalah minyak goreng yang memiliki andil 0,11 persen,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam konpers di Jakarta.

Antisipasi kenaikan harga ikan

Selain daging ayam, umumnya menjelang Ramadan, kebutuhan masyarakat terhadap konsumsi ikan juga meningkat sehingga harga menjadi naik. Peningkatan harga ikan biasanya dipengaruhi tingkat curah hujan tinggi serta musim penangkapan ikan.

Karena itu ketersediaan ikan laut diperlukan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga menjelang bulan Ramadan. Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah strategis dan bekerja sama dengan pembudidaya lokal dan tempat pelelangan ikan melalui pusat koperasi unit desa guna menjamin ketersediaan ikan selama bulan Ramadan.

"Hal ini diperlukan karena biasanya sebagian pedagang tidak melakukan garansi stok ikan di gudang pendingin karena khawatir dengan risikonya, kecuali ada jaminan pembelian," ujar Pengamat ekonomi perikanan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Teuku Junaidi.

Baca Juga: Kemarin Harga Daging Sapi Kini Daging Ayam Naik, Ikan Siap Menyusul?
Kenaikan Harga Cabai Picu Inflasi Februari 2021

Upaya lain yang bisa dilakukan untuk menjaga ketersediaan ikan di pasaran adalah dengan meningkatkan produksi ikan budidaya sebagai pengganti ikan laut. Pemerintah daerah perlu secara intensif mengawasi perikanan budidaya guna meningkatkan produktivitasnya selama bulan Ramadan.

Selain itu bimbingan teknis dan subsidi bantuan pakan bagi petani ikan menjelang bulan Ramadan akan membuat ketersediaan ikan budidaya tetap terjaga sehingga bisa menjadi alternatif pilihan selain daging ayam.

Video Terkait