Harga Bawang Merah dan Putih di Sejumlah Pasar di Lampung Naik

Komoditas bawang merah. (Sariagri/Iwan K)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 8 Maret 2022 | 10:45 WIB

Sariagri - Kurang dari sebulan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2022, harga komoditas bawang merah dan bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Lampung mengalami kenaikan.

Di Pasar Tugu, Kecamatan Tanjung Karang Timur dan Pasar Pasir Gintung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, pada 7 Maret 2022. Menurut pedagang di Pasar Tugu, kenaikan harga sudah lebih dari sepekan lalu. Harga bawang merah di kisaran Rp30 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp28.000 per kilogram.

Sedangkan bawang putih harganya Rp21-22 ribu dari sebelumnya Rp20 ribu per kilogram. Meski ada kenaikan harga, menurut pedagang tidak terlalu menyebabkan penurunan omzet.

“Karena kenaikan tidak terlalu tinggi sehingga pembeli masih maklum dan mengikuti harga pasar,” ujar Refan, pedagang bumbu dapur di Pasar Tugu.

Sementara itu harga bawang putih di Pasar Tamin Bandar Lampung juga naik. Kenaikan harga komoditas itu sekitar Rp2.000 per kilogram dari sebelumnya Rp18.500 sehingga menjadi Rp20.500 per kilogram.

“Kenaikan harga itu masih cukup normal,” kata Yudi, distributor bawang yang sebagian besar dikirim dari Brebes, Jawa Tengah.

Kenaikan harga bawang merah cukup signifikan terjadi di Pasar Unit 2 Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang lebih dari sepekan lalu. Harga bawang merah bahkan menembus Rp30 ribu per kilogram sehingga sebagian besar pembeli mengurangi pembelian.

“Sebenarnya tidak terlalu tinggi (naiknya harga) dibanding sebelum-sebelumnya. Kita juga masih bisa beli bawang merah yang kualitas nomor dua dengan harga Rp23ribu per kilogram,” kata Siti Maryam, warga Banjar Agung.

Namun, pembeli lainnya mengurangi jumlah pembelian dan berharap harga komoditas itu bisa kembali normal.

Menurut pedagang, kenaikan harga masih mungkin terus terjadi mendekati bulan Ramadan bahkan hingga Idul Fitri. Pedagang maupun pembeli berharap pemerintah bisa menjaga harga tetap stabil dan menjaga stok barang. 

Video:

Video Terkait