Karakteristik Bahan Pangan Nabati, yang Sangat Baik untuk Kesehatan Tubuh

Ilustrasi makanan nabati (Foodtank.com)

Editor: Tanti Malasari - Sabtu, 5 Maret 2022 | 13:30 WIB

Sariagri - Bahan pangan yang sering dikonsumsi sehari-hari umumnya berasal dari dua, yaitu bahan pangan hewani dan bahan pangan nabati. Namun beberapa orang mengganggap bahwa bahan pangan nabati jauh lebih baik dibandingkan hewan.

Pernyataan itu adalah keliru. Faktanya, kedua bahan pangan tersebut, sebenarnya sama-sama baik dan memiliki kandungan dan nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh. Kali ini kita akan membahas mengenai definisi bahan pangan nabati dan karakteristiknya.

Definisi dan karakteristik bahan pangan nabati

Menurut Asosiasi Makanan Nabati, produk nabati terdiri dari bahan yang berasal dari tumbuhan, antara lain sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, atau polong-polongan.

Bahan pangan kaya gizi ini memiliki karakteristik, yang dapat dibedakan berdasarkan tekstur fisik dan rasa. Apa saja, berikut penjelasannya.

1. Berdasarkan Tekstur Fisik

Jika dilihat berdasarkan tekstur fisiknya, bahan pangan nabati dapat dibagi menjadi 5 (lima) kelompok, yaitu:

- Bertekstur Lunak, contohnya yaitu sayuran dan beberapa jenis buahan, seperti pepaya, mangga, pisang, nanas, duku, jeruk, dan stroberi.
- Bertekstur Keras, contohnya adalah bahan pangan nabati memiliki tekstur keras, yaitu umbi-umbian, bahan pangan yang berasal dari batang, serta beberapa jenis buah, seperti apel, salak, dan pir.
- Bertekstur Ulet, bahan pangan dengan tekstur ini merupakan bahan pangan yang berasal dari batang atau akar tumbuhan, seperti akar teratai.
- Bertekstur Rapuh, ada beberapa bahan pangan nabati yang memiliki tekstur rapuh, yaitu bahan pangan yang diolah dengan cara dikeringkan, seperti gaplek dan jagung pipilan.
- Bertekstur Kenyal, Lentur, dan Elastis, adapun bahan pangan nabati dengan tekstur kenyal, lentur, dan elastis ini, hanya dimiliki oleh beberapa jenis buah-buahan tertentu.

Baca Juga: Karakteristik Bahan Pangan Nabati, yang Sangat Baik untuk Kesehatan Tubuh
Manfaat Jamur Merang, Makanan Kaya Protein yang Mampu Mendegradasi Limbah

2. Berdasarkan Rasa

Sementara jika dilihat berdasarkan rasa, bahan pangan ini terbagi menjadi 3 (tiga) kelompok, yaitu:

- Manis : Adapun bahan pangan yang memiliki rasa manis, dapat dicontohkan dengan jenis buah-buahan seperti papaya, pisang, jambu, kelengkeng, rambutan, melon, semangka, dan pir.
- Asam : Selain manis, ada juga bahan pangan nabati yang memiliki rasa asam. Beberapa contoh diantaranya adalah markisa, kedondong, jeruk, dan asam jawa.
- Pahit : Tidak hanya manis dan asam, pangan ini juga memiliki rasa pahit, yang bisa dicontohkan dari beberapa jenis seperti daun pepaya, pare, kakao, kopi, dan berbagai jenis temu-temuan.

Itu dia ulasan mengenai karakteristik bahan pangan nabati. Sangat beragam bukan? Kalau kamu suka bahan pangan nabati yang mana, Sobat Agri?

Video Terkait