Cegah Gejolak Akibat Stok Minyak Goreng Kosong, Pemkot Surabaya Gelar Operasi Pasar

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya, Jawa Timur, menggelar operasi pasar minyak goreng. (Sariagri/Arief L)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 26 Januari 2022 | 10:30 WIB

Sariagri.id - Dalam tiga hari terakhir sempat terjadi kekosongan stok minyak goreng kemasan di sejumlah toko modern dan swalayan di kawasan Surabaya Timur. Untuk mencegah gejolak dan keresahan di tengah masyarakat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya, Jawa Timur menggelar operasi pasar minyak goreng.

Salah satu titik operasi pasar dipusatkan di wilayah perkampungan Kelurahan Kendangsari. Mendengar kabar operasi pasar, ratusan warga didominasi ibu-ibu langsung mendatangi lokasi. Mereka rela antre hingga mengular sepanjang hampir 500 meter demi bisa mendapatkan 2 liter minyak goreng kemasan 1 harga.

Petugas operasi pasar minyak goreng Disperindag Kota Surabaya, Ahmad Khoiri mengatakan dalam kegiatan ini, pihaknya menyediakan 3.480 bungkus minyak goreng kemasan.

“Kami siapkan 3.480 pouche minyak goreng dengan harga per liternya Rp14.000. Masing-masing warga maksimal hanya diperkenankan beli dua liter,” ujar petugas operasi pasar minyak goreng Disperindag Kota Surabaya, Ahmad Khoiri kepada Sariagri.id, Selasa (25/1/22).

Dia menambahkan untuk bisa mendapatkan minyak goreng, warga cukup menyerahkan fotokopi KTP. Operasi pasar minyak goreng murah digelar atas kerja sama Disperindag Kota Surabaya dengan PT. Sinar Mas.

“Luar biasa tinggi sekali antusiasme warga dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng. hanya dalam waktu satu jam saja, operasi pasar minyak goreng ini langsung ludes terjual. Kami akan gelar terus acara ini hingga 28 Januari mendatang,” katanya.

Ahmad Khoiri menyebut total terdapat 10 kelurahan di sembilan kecamatan di Kota Surabaya yang disasar untuk mencukupi kebutuhan minyak goreng.

“Total ada 10 kelurahan yang disasar dalam operasi pasar ini. Pemerintah Kota Surabaya akan menggelontorkan 14.400 liter minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter. Semoga mencukupi,” jelasnya.

Baca Juga: Cegah Gejolak Akibat Stok Minyak Goreng Kosong, Pemkot Surabaya Gelar Operasi Pasar
Pemerintah Klaim Kebijakan Satu Harga Minyak Goreng Ringankan Beban Warga Desa

Sementara itu, sejumlah warga mengatakan operasi pasar ini sangat membantu masyarakat. Saat ini stok minyak goreng di sejumlah toko modern dan minimarket setempat tengah kosong. Sementara harga minyak goreng curah dan kemasan di pasar tradisional belum mengalami penurunan sesuai kebijakan pemerintah.

“Senang sekali dengan adanya operasi pasar murah ini. sudah tiga hari warga kesulitan mendapatkan minyak goreng harga per liter Rp14.000, karena toko-toko swalayan stoknya habis. Sedangkan harga di pasar tradisional masih dikisaran Rp19.000 hingga Rp22.000 per liter,” kata Sofiyah, salah seorang warga.

Video:

Video Terkait