Sirup Glukosa dan Sirup Fluktosa, Dua Jenis Pemanis Tambahan yang Kerap Digunakan

Ilustrasi kue bento korea. (Nanatang.com)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Reza P - Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:30 WIB

Sariagri - Hampir setiap hari kita mengonsumsi gula. Pasalnya, hampir semua makanan atau minuman yang dikonsumsi sehari-hari mengandung gula.

Namun rasa manis yang terdapat pada bahan makanan, ternyata tidak selalu bersumber dari satu jenis gula saja tetapi banyak jenisnya.

Tercatat ada dua jenis gula sederhana yang sering digunakan, seperti sirup glukosa dan sirup fluktosa. Keduanya merupakan pemanis tambahan yang menjadi bagian dari kandungan gula total suatu produk makanan atau minuman.

Namun penggunaan kedua pemanis tambahan ini, harus diperhatikan. Pasalnya jika asupan gula yang dikonsumsi jumlahnya berlebihan, maka hal ini bisa mengganggu kesehatan.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasan lengkap seputar sirup glukosa dan sirup fluktosa, yang harus diketahui.

Sirup Glukosa

Glukosa biasanya terkandung dalam buah-buahan dan sayuran, seperti anggur, pisang raja, dan nangka. Bahan baku pembuatan sirup glukosa berbahan baku sangat beragam. Mulai dari kentang, singkong, jelai (barley), gandum, dan yang paling umum, jagung. Dengan kata lain, sirup jagung sebenarnya merupakan salah satu jenis sirup glukosa.

Penggunaan glukosa kerap digunakan untuk berbagai produk seperti kue, permen, selai, dan es krim. Selain untuk bahan makanan, pemanis ini juga umum digunakan untuk produk farmasi seperti obat batuk cair.

Namun rasa dari sirup ini tidak begitu manis, sehingga diperlukan tambahan gula asli ke dalam bahan makanan.

Sirup Fruktosa

Buah-buahan seperti mangga, apel, dan kelengkeng mengandung gula dalam bentuk fruktosa dan termasuk gula alami. Meski begitu, fruktosa yang terkandung dalam makanan kemasan hanya bisa dipecah dan dicerna oleh organ hati.

Hal ini mengakibatkan hasil akhir dari proses pencernaan tersebut adalah trigliserida (lemak darah), asam urat, dan radikal bebas. Tidak semua orang mampu menyerap fruktosa yang dikonsumsi, sehingga dalam beberapa kasus dapat menyebabkan gangguan pencernaan.Baca Juga: Sirup Glukosa dan Sirup Fluktosa, Dua Jenis Pemanis Tambahan yang Kerap Digunakan
Gawat Nih! Simpan Telur di Kulkas Dinilai Tak Sehat



Sirup jagung, sirup glukosa, serta fruktosa yang terdapat dalam pemanis tambahan pada dasarnya memiliki banyak kegunaan. Tidak hanya memberikan rasa manis, sirup glukosa bahkan bisa membuat daya tahan makanan menjadi lebih lama.

Meskipun kedua sirup tersebut aman dikonsumsi, sebaiknya batasi jumlahnya. Apalagi jika orang tersebut memiliki masalah kesehatan, yang berhubungan dengan gula darah seperti diabetes, kolesterol dan obesitas.

Video Terkait