Ini Sejumlah Pantangan Makanan bagi Penderita Stroke

Ilustrasi makanan sehat untuk penderita stroke (Pixabay).

Penulis: Gloria, Editor: M Kautsar - Selasa, 18 Januari 2022 | 19:10 WIB

Sariagri - Presenter acara 'Dunia Lain', Harry Pantja, belakangan ramai dibicarakan lantaran diketahui menderita penyakit stroke. Rekaman video tentang keadaan pria yang identik dengan kepala plontos itu viral di media sosial.

Dalam rekaman video tersebut, Pantja terlihat sedang terapi dengan ditatih berjalan oleh seorang pria berkemeja putih.

Stroke merupakan kerusakan otak akibat gangguan suplai darah. Dan kondisi ini termasuk keadaan darurat medis.

Gejala stroke seperti sulit berjalan, berbicara dan memahami serta kelumpuhan atau mati rasa pada wajah, lengan atau tungkai.

Baca Juga: Ini Sejumlah Pantangan Makanan bagi Penderita Stroke
Makanan Burger dari Restoran Cepat Saji Jadi Rahasia Panjang Umur Nenek Berusia 106 Tahun

Ketika terserang stroke, otomatis ada sejumlah pantangan yang harus dilakukan salah satunya asupan makanan. Biasanya stroke terjadi karena kadar kolesterol yang berlebih, tekanan darah yang tinggi dan kegemukan atau obesitas.

Adapun sejumlah makanan yang dibatasi untuk penderita stroke adalah,

1. Makanan tinggi garam

Makanan tinggi garam mengandung natrium yang dapat memicu lonjakan tekanan darah. Jika terlalu banyak dikonsumsi akan menyebabkan hipertensi yang bisa memicu stroke datang kembali.

Sebaiknya tidak mengonsumsi natrium lebih dari 1.500 miligram setiap harinya yang setara dengan satu sendok teh garam.

2. Makanan tinggi gula

Selain tinggi garam, penderita stroke juga pantang memakan makanan tinggi gula. Konsumsi gula berlebih dapat merusak pembuluh darah dan mengakibatkan obesitas.

Setidaknya konsumsi gula hanya empat sendok makan per hari.

3. Minuman beralkohol

Penderita stroke sebaiknya pantang meminum alkohol. Minuman ini dapat meningkatkan tekanan darah.

Biasanya penderita stroke hanya boleh mengonsumsi minuman beralkohol sebanyak satu gelas per hari untuk perempuan dan dua gelas per hari untuk pria. Namun hal itu tergantung jenis minuman alkoholnya.

Meski demikian, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter.

4. Makanan dalam kemasan

Penderita stroke juga pantang memakan makanan kemasan. Kebanyakan makanan instan dalam kemasan mengandung natrium nitrat dan nitrit. Kandungan ini dapat merusak pembuluh darah karena bisa membuat arteri mengeras dan menyempit yang mengakibatkan penyakit jantung dan meningkatkan risiko stroke kambuh.

5. Makanan dengan kandungan minyak jenuh dan trans

Penderita stroke pantang memakan makanan yang mengandung lemak jahat seperti lemak jenuh dan lemak trans.

Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh. Makanan dengan lemak jenuh seperti daging merah, kulit ayam dan produk susu.

Sementara itu, lemak trans merupakan lemak yang diolah dengan menambahkan hidrogen pada minyak sayur untuk membuatnya lebih padat. Contohnya adalah biskuit, lemak beku olahan, makanan ringan, gorengan, makanan siap saji, margarin, dan donat.

The American Heart Association dan American Stroke Association menyarankan penderita stroke mengonsumsi sayuran dan buah-buahan seperti jeruk, apel, pir, bayam dan brokoli.

Selain itu, biji-bijian, kacang-kacangan dan makanan tinggi serat seperti roti gandum, wortel dan kacang merah. Kemudian terdapat ikan yang bisa dikonsumsi minimal dua kali seminggu seperti tuna, teri basah, lele dan nila.

Berikutnya adalah daging sapi dan unggas tanpa lemak dan kulit. Begitu juga dengan produk susu rendah lemak seperti yogurt bebas lemak untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Video Terkait