Dijamin Lezat, Ini Tips Memasak Cumi Agar Tidak Alot dan Tetap Kenyal

Ilustrasi cumi-cumi (Piqsels)

Penulis: Triana, Editor: M Kautsar - Senin, 17 Januari 2022 | 16:10 WIB

Sariagri - Kalau kamu termasuk penyuka seafood pasti tak asing dengan cumi-cumi. Tak sedikit orang yang suka mengkonsumsi cumi karena rasanya yang enak.

Namun, dibalik rasanya yang enak, masih banyak yang ragu untuk mengolah cumi menjadi berbagai menu makanan.

Pasalnya, bila tidak dimasak dengan baik, tekstur cumi akan menjadi alot dan sulit dimakan. Oleh karena itu, sebelum mengolah cumi ada baiknya kamu memahami tips memasak makanan laut ini agar teksturnya tetap kenyal.

Agar daging cumi tidak alot dan tetap kenyal setelah dimasak, sebaiknya jangan melakukan kesalahan selama proses memasak cumi. Berikut ini tips dari cara memasak cumi agar tidak mudah alot dan tetap kenyal.

Cumi merupakan makanan laut yang rasanya sudah tidak perlu diragukan lagi. Kegurihan dan kekenyalannya membuat cumi punya banyak penggemar, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

Soal gizi juga tak perlu diragukan, makanan laut yang satu ini mengandung sejumlah nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Cumi adalah makanan laut yang rendah lemak dan tinggi protein.

Inilah kesalahan sering dilakukan selama proses memasak cumi sehingga teksturnya alot dan tidak kenyal lagi.

Jangan terlalu lama memasak cumi

Cumi panggang atau tumis hanya perlu dimasak sekitar dua sampai tiga menit agar dagingnya empuk. Memasak lebih lama dari itu berpotensi membuat cumi alot setelah dimasak.

Selain itu, cumi yang dimasak dengan waktu yang pas kandungan nutrisinya akan tetap terjaga. Apabila hendak memasak cumi dengan cara direbus, maka cukup rebus satu menit saja. Jadi, jika ingin menambahkan cumi dalam sup, cukup masukkan pada saat sup hampir matang saja.

Masak Cumi Beku Sebelum Benar-benar Mencair

Cumi yang paling baik untuk dimasak memang cumi yang keadaanya masih segar. Namun, di pasaran banyak cumi yang dijual dalam keadaan beku. Jika membeli cumi dalam keadaan beku, maka jangan langsung memasaknya.

Memasak cumi beku sebelum benar-benar mencair bisa jadi penyebab cumi alot dan tak kenyal lagi setelah dimasak. Sebaiknya diamkan dulu beberapa saat hingga benar-benar mencair. Setelah itu baru proses cumi ke langkah selanjutnya, yaitu membersihkannya dengan benar.

Bersihkan cumi-cumi di bawah air mengalir hingga benar-benar bersih. Buang tulang rawan dan lapisan transparan yang terdapat di dalam tubuh cumi. Buang kulit gelap yang terdapat di lapisan luar kulit cumi dan pisahkan tentakel dari tubuh cumi.

Gunakan pisau tajam untuk mengiris mata dan tentakel cumi, tapi hati-hati karena mata dan tentakel merupakan kantung tinta.

Baca Juga: Dijamin Lezat, Ini Tips Memasak Cumi Agar Tidak Alot dan Tetap Kenyal
Bisnis Olahan Belut Cina Kian Berkembang di Tengah Pandemi Covid-19

Suhu Memasak Kurang atau Lebih dari Suhu 50-55 Derajat Celcius

Selain harus memperhatikan waktu memasak, sebaiknya perhatikan juga suhu saat memasak cumi. Jangan memasak cumi kurang dari suhu 50-55 derajat celcius karena ditakutkan bakteri dalam cumi tidak mati.

Apabila cumi dimasak di atas suhu 50-55 derajat celcius, maka teksturnya bisa alot setelah matang. Jadi, pastikan suhu memasak antara suhu yang tepat.

Video Terkait