Jokowi Perintahkan Mendag Jamin Stabilitas Harga Minyak Goreng di Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 4 Januari 2022 | 10:49 WIB

Sariagri - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan perusahaan swasta maupun perusahaan milik negara bahwa pemerintah mewajibkan untuk mengutamakan pemenuhan kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu. Pernyataan itu menanggapi kenaikan harga minyak goreng di pasaran. 

"Saya mengingatkan bahwa pemerintah mewajibkan perusahaan swasta, BUMN beserta anak perusahaannya yang bergerak di bidang pertambangan, perkebunan, dan pengolahan sumber daya alam lainnya untuk menyediakan kebutuhan di dalam negeri terlebih dahulu sebelum melakukan ekspor," ujar Jokowi secara virtual, Senin (3/1/2022).

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan harga rata-rata nasional minyak goreng kemasan per 3 Januari 2022 di angka Rp18.500 per liter, naik 25 persen dibandingkan harga tiga bulan lalu (3/10/2021) yaitu Rp 14.800 per liter. Kenaikan harga minyak goreng di pasaran disebabkan tingginya harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global.

Meski saat ini harga CPO di pasar ekspor sedang tinggi, Jokowi memerintahkan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi untuk menjamin stabilitas harga minyak goreng di dalam negeri.

"Saya perintahkan Menteri Perdagangan untuk menjamin stabilitas harga minyak goreng di dalam negeri," tegas Jokowi.

Presiden memerintahkan Menteri Perdagangan untuk melakukan operasi pasar agar kebutuhan rakyat terhadap minyak goreng yang terjangkau bisa dipenuhi.Baca Juga: Jokowi Perintahkan Mendag Jamin Stabilitas Harga Minyak Goreng di Dalam Negeri
Harga Sawit Riau Alami Penurunan, Imbas Kebijakan Malaysia



"Prioritas utama pemerintah adalah kebutuhan rakyat sehingga harga minyak goreng harus tetap terjangkau. Jika perlu Menteri Perdagangan bisa melakukan operasi pasar agar harga tetap terkendali," pungkas Jokowi.

Kementerian Perdagangan tengah melakukan dua upaya stabilisasi harga minyak goreng yaitu bekerja sama dengan perusahaan minyak goreng untuk menyalurkan 11 juta liter minyak goreng kemasan dengan harga Rp14.000 per liter. Selain itu rencana subsidi harga minyak goreng curah dengan menggunakan dana Badan Pengelola Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Rencana subsidi minyak goreng curah masih belum diputuskan hingga hari ini. 

Video terkait:

Video Terkait