Apa Benar Konsumsi Daging Kambing Sebabkan Banyak Penyakit? Begini Kata Pakar

Ilustrasi - Hewan ternak kambing.(Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 31 Desember 2021 | 14:00 WIB

Sariagri - Banyak orang mengira apabila mengonsumsi daging kambing dapat menyebabkan stroke, darah tinggi, sakit jantung, dan obesitas. dr. Sung dalam sebuah video YouTube, mencoba menjelaskan apakah mengonsumsi daging kambing sebabkan banyak penyakit.

“Sampai sekarang belum ada penelitian yang mengatakan bahwa makan daging kambing menyebabkan penyakit tersebut. Namun bukan berarti karena ini aman dari segala penyakit tetapi Anda bebas makan daging kambing sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Apakah mengonsumsi daging kambing sebabkan banyak penyakit?

Namun, yang diperlu diperhatikan jangan mengonsumsi secara berlebihan dan ini berlaku juga untuk daging merah lainnya. dr. Sung menjelaskan bahwa gigi manusia dirancang seperti halnya gigi hewan herbivora bukan jenis karnivora.

Dimana jumlah gigi taringnya hanya empat dari total 32 gigi dari manusia itu sendiri. “Hal ini secara anatomi kita di desain untuk memakan lebih banyak buah dan sayuran,” jelasnya.

dr. Sung juga menekankan bahwa bukan berarti tidak boleh memakan makanan daging. Namun, manusia sebenarnya harus mengunyah daging lebih lama supaya tidak memberatkan organ pencernaan.

Saat ini tidak sedikit orang yang jika bertemu dengan makanan favoritnya, maka akan makan dengan lahap dua hingga tiga kali kunyahan sudah ditelan. Dengan begitu, menurut dr. Sung yang masih usia mudah tidak merasakan dampak apa-apa, tetapi berbeda ketika sudah berusia 40 tahun kelak.

Diketahui, kadar enzim dalam tubuh sudah mulai berkurang sehingga ketika makan tergesa-gesa pada akhirnya akan merasa kembung dan tidak enak.

“Itu sebabnya Anda harus mengunyahnya dengan baik terlebih dahulu karena jumlah gigi taring mengoyak daging hanya 4 buah,” jelas dr. Sung.

Dari segi usus, hewan yang herbivora memiliki usus yang lebih panjang dari karnivora. Hal ini dikarenakan herbivora didesain untuk menyerap zat-zat besi dan mineral dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

Berbeda halnya dengan hewan karnivora didesain pendek karena pada dasarnya daging yang dimakan itu cepat membusuk. Usus manusia didesain mirip dengan usus herbivora dimana proses pencernaan makanan yang masuk ke dalam tubuh, Membutuhkan waktu 16-20 jam bahkan sampai 24 jam di dalam tubuh untuk pada akhirnya dikeluarkan keesokan harinya.

Baca Juga: Apa Benar Konsumsi Daging Kambing Sebabkan Banyak Penyakit? Begini Kata Pakar
Kenapa Daging Mentah Tidak Boleh Dicuci?

“Tidak sedikit orang yang terlalu banyak mengkonsumsi daging mengalami sembelit dan badan mereka gatal-gatal. Itu adalah racun akibat berlebihan dalam mengonsumsi daging,” paparnya.

Menurut dr.Sung, porsi makanan yang baik sudah dijelaskan oleh WHO dimana untuk buah dan sayuran totalnya 5-9 porsi dan ini harus beraneka ragam jenis sayur atau buahnya. Apabila ingin mengonsumsi protein hewani, maka konsumsilah dengan bijak tidak perlu berlebihan dan makanlah secara pelan-pelan.

Video Terkait