Kenapa Orang Indonesia Doyan Makan Sambal? Begini Penjelasannya

Ilustrasi sambal khas Indonesia. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 23 November 2021 | 13:20 WIB

Sariagri - Sambal menjadi salah satu makanan yang disukai oleh masyarakat Indonesia. Bisa dipastikan, sambal akan selalu ada di meja makan bersama makanan lainnya.

Kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sambal memang sudah tidak diragukan lagi. Beragam jenis sambal seperti sambal bawang, sambal matah, sambal tomat, sambal teri, sambal cumi hingga sambal terasi dan lainnya dapat kita jumpai. 

Tak hanya itu, segelintir masyarakat Indonesia pun dapat makan nasi panas hanya dengan sambal. Bahan baku sambal adalah cabai. Beragam nutrisi cabai seperti protein, karbohidrat, gula, lemak, vitamin A, B6, C, zat besi, magnesium, kalium, air dan capsaicin.

Cabai memiliki beragam fungsi kesehatan untuk tubuh seperti mengatasi hidung tersumbat, meredakan nyeri, meningkatkan imun, serta mengurangi risiko terserang penyakit jantung.

Dilansir dari berbagai sumber, alasan mayoritas masyarakat Indonesia suka makan sambal dipengaruhi oleh pola pikir. Mayoritas masyarakat berpikir ketika makan harus ada sambal.

Selain itu, sambal diyakini sebagai penambah nafsu makan. Ketika pedas menguasai lidah, maka akan menambah nafsu makan untuk kembali menyuap nasi dan lauk pauknya.

Baca Juga: Kenapa Orang Indonesia Doyan Makan Sambal? Begini Penjelasannya
Ini Alasan Kenapa Kepala Terasa Gatal Saat Konsumsi Makanan Pedas

Meski begitu, tidak semua masyarakat Indonesia makan dengan sambal. Di sejumlah wilayah seperti contohnya Aceh tidak ditemukan sambal. Selain itu di Indonesia bagian timur juga tidak banyak ditemukan sambal.

Walau mencintai sambal, untuk konsumsinya sendiri harus dalam jumlah yang wajar. Ketika konsumsi sambal secara berlebihan atau terlalu pedas akan menyebabkan gangguan pencernaan.

Video Terkait