Ini Penyebab Kenaikan Harga Telur Ayam di Sejumlah Daerah

Ilustrasi - Telur ayam. (Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 17 November 2021 | 17:40 WIB

Sariagri - Harga telur ayam ras mulai merangkak naik selama dua pekan ini setelah sempat terpuruk. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) harga telur ayam ras di wilayah DKI Jakarta per 17 November 2021 yaitu Rp25.100 per kilogram naik 25,5 persen dibanding harga di 3 November 2021 yang sebesar Rp20.000 per kilogram.

Harga telur ayam ras di DKI Jakarta pada minggu ketiga Oktober 2021 bahkan sempat menyentuh angka paling rendah di kisaran Rp18.600 per kilogram.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rusli Abdullah mengatakan kenaikan harga telur ayam khususnya di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya disebabkan dua faktor.

Faktor pertama yaitu pelonggaran-pelonggaran akibat penetapan PPKM Level 1 di DKI Jakarta sejak awal November 2021 membuat permintaan telur kembali pulih.

“Saat PPKM Level 1 ini sudah banyak di beberapa daerah, kita lihat di Jabodetabek sudah banyak restoran dan hotel yang sudah buka dan beroperasi kembali. Otomatis ini akan mendorong permintaan bahan makanan termasuk telur ayam ras,” ujar Rusli saat dihubungi Sariagri.id, Rabu (17/11/2021).

Faktor kedua adanya cuaca buruk yang menyebabkan distribusi telur sempat mengalami gangguan. Hal ini bisa berdampak terhadap pasokan telur di wilayah non sentra produksi sehingga harga menjadi naik.

“Cuaca buruk mengganggu beberapa titik distribusi di beberapa daerah seperti adanya banjir, tanah longsor dan lainnya,” kata Rusli.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan kenaikan harga telur ayam merupakan koreksi harga menuju harga normal setelah sempat anjlok beberapa waktu lalu.

“Telur ayam ras kemarin-kemarin harganya sempat turun drastis, sekarang mulai naik. Kita harus memaklumi, karena kalau harga turun Menteri Perdagangan diprotes peternak telur, kalau harganya naik diprotes sama konsumen,” ujar Lutfi beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Ini Penyebab Kenaikan Harga Telur Ayam di Sejumlah Daerah
Jelang Nataru: Stok Pangan Aman, Harga Naik Hanya Musiman

Menurut Lutfi, harga telur ayam di kisaran Rp25.000 masih termasuk harga yang wajar dan adil. Ia mengatakan ongkos produksi peternak telur sebenarnya sekitar Rp19.000 – Rp21.000 per kilogram.

“Jadi kalau harga yang wajar di konsumen itu sekitar Rp24.000 (per kilogram). Kita harus memaklumi bahwa kita harus hidup bersama-sama sehingga kita juga harus memproteksi para peternak telur kita,” kata Lutfi.

Video terkait:

Video Terkait