Gandum Hitam, Makanan Berserat Tinggi yang Bagus untuk Penderita Diabetes

Ilustrasi roti gandum. (pixabay)

Editor: Dera - Jumat, 15 Oktober 2021 | 21:30 WIB

Sariagri - Mengonsumsi produk gandum utuh sebagai pengganti alternatif gandum olahan ternyata jauh leih memberi manfaat kesehatan. Para peneliti di Chalmers University of Technology, Swedia, membuktikan bahwa orang yang mengonsumsi makanan berserat tinggi yang terbuat dari gandum hitam kehilangan lebih banyak lemak tubuh dan berat badan keseluruhan daripada mereka yang mengonsumsi makanan yang terbuat dari gandum olahan.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Clinical Nutrition ini adalah studi terbesar yang dirancang untuk mengevaluasi efek dari jenis biji-bijian tertentu pada berat badan dan lemak tubuh, serta studi pertama yang berfokus secara khusus pada gandum hitam, demikian dikutip dari medicalxpress.com.

Penelitian ini melibatkan 242 pria dan wanita usia 30 dan 70 tahun yang kelebihan berat badan. Mereka secara acak diberi sejumlah gandum olahan atau produk gandum utuh dengan nilai energi yang sama setiap hari. Semua peserta juga menerima saran umum yang sama tentang makan sehat dari ahli gizi. Para peserta diperiksa pada awal penelitian, pertengahn penelitian, dan pada dua belas minggu, saat penelitian berakhir.

"Hasilnya jelas, para peserta yang menerima produk gandum hitam kehilangan lebih banyak berat badan secara keseluruhan, dan kadar lemak tubuh mereka menurun dibandingkan dengan mereka yang menerima produk gandum olahan," kata Kia Nøhr Iversen, peneliti di Divisi Ilmu Pangan dan Gizi di Universitas Chalmers. Teknologi, dan penulis utama studi ini.

Meskipun kelompok yang mengonsumsi gandum hitam dan gandum olahan kehilangan berat badan selama penelitian, mereka yang mengonsumsi produk gandum hitam kehilangan rata-rata satu kilogram lebih banyak.

Diet yang lebih individual

Para peneliti menjelaskan, orang yang berbeda dapat bereaksi terhadap makanan yang sama dengan cara yang berbeda, tergantung pada bakteri tertentu yang ada di usus dan cara mereka memecahnya. Karenanya mereka juga meneliti bagaimana diet dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu untuk menghasilkan manfaat kesehatan yang lebih besar.

"Kami saat ini sedang menyelidiki apakah bakteri spesifik tertentu di usus mungkin bisa menjelaskan mengapa beberapa orang kehilangan berat badan lebih banyak daripada yang lain yang juga melakukan diet gandum hitam," kata Rikard Landberg, Profesor Makanan dan Kesehatan di Universitas Chalmers Teknologi.

Tautan ke nafsu makan tidak terbentuk

Obesitas dan kelebihan berat badan adalah salah satu tantangan kesehatan terbesar di dunia dan membutuhkan banyak tindakan berbeda. Salah satu idenya adalah mengembangkan makanan yang berkontribusi pada peningkatan rasa kenyang dan memiliki efek positif pada metabolisme.

Baca Juga: Gandum Hitam, Makanan Berserat Tinggi yang Bagus untuk Penderita Diabetes
Kurangi Risiko Penyakit Jantung, Ini Rekomendasi Pola Makan Sehat



Studi sebelumnya telah mengamati bahwa mereka yang makan gandum hitam merasa lebih kenyang daripada mereka yang makan produk gandum olahan. Ini terjadi karena gandum hitam memiliki kandungan serat makanan yang sangat tinggi.

Tantangannya adalah bagaimana para peneliti ini meyakinkan para produsen makanan agar tertarik mengembangkan dan memasarkan produk yang dapat berkontribusi untuk mengurangi kelebihan berat badan dan obesitas.

Video Terkait


 

Video Terkait