Bahaya! Bahan Kimia dalam Kemasan Makanan Sebabkan 100.000 Kematian

Ilustrasi kemasan plastik. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:00 WIB

Sariagri - Bahan Kimia yang ada di dalam produk kemasan makanan dari plastik bisa membawa dampak yang mengerikan. Kelompok bahan kimia yang disebut ftalat atu plasticizer, dianggap berkontribusi pada kematian dini 91.000 hingga 107.000 warga AS setiap tahun.

Sebuah studi baru menemukan, orang dewasa berusia 55 - 64 tahun dengan konsentrasi ftalat yang tinggi dalam urin mereka lebih mungkin meninggal, terutama karena penyakit jantung, dibandingkan orang dewasa dengan paparan ftalat yang lebih rendah.

Studi tersebut juga memperkirakan bahwa hilangnya nyawa ini dapat merugikan AS antara 40 - 47 miliar dolar AS setiap tahun. Temuan penelitian ini telah diterbitkan di jurnal peer-review Environmental Pollution.

"Kami telah memahami bahwa bahan kimia terhubung ke penyakit jantung, dan penyakit jantung pada gilirannya adalah penyebab utama kematian, tetapi kami belum mengikat bahan kimia itu sendiri dengan kematian," kata penulis utama studi tersebut, Dr Leonardo Trasande, dalam sebuah rilis, seperti dikutip theguardian.com.

Trasande adalah direktur Pusat Investigasi Bahaya Lingkungan di Fakultas Kedokteran Grossman Universitas New York. Dia mengakui, memang belum ditemukan hubungan biologis langsung antara ftalat dan kematian dini, akan tetapi penelitiannya menunjukkan bahwa dampak bahan kimia ini pada masyarakat jauh lebih besar daripada yang diduga sebelumnya.

"Buktinya jelas tidak dapat disangkal bahwa membatasi paparan ftalat beracun dapat membantu menjaga kesejahteraan fisik dan finansial orang Amerika,” kata Trasande.

Ftalat (Phthalates), adalah sekelompok bahan kimia yang paling umum digunakan untuk membuat plastik lebih sulit pecah. Namun bahakn kimia ini dapat mengganggu fungsi hormon, dan para peneliti berencana untuk memeriksa peran bahan kimia tersebut dalam regulasi hormon dan peradangan dalam tubuh.

Baca Juga: Bahaya! Bahan Kimia dalam Kemasan Makanan Sebabkan 100.000 Kematian
Penelitian: Makanan Organik Lebih Sehat Ketimbang Makanan Konvensional, Ini Alasannya



Di AS, tiga jenis ftalat telah dibatasi atau dilarang dalam produk-produk mainan, tetapi kurang dibatasi dalam produk kosmetik dan bahan kemasan makanan.


 

Video Terkait