Murah Meriah tapi Bikin Takjub, Sayuran Hijau Ini Mampu Cegah Kanker Usus Besar

Ilustrasi Sayur Bayam. (Pixabay)

Editor: Dera - Jumat, 8 Oktober 2021 | 19:10 WIB

Sariagri - Bayam adalah sayuran hijau yang sangat populer di hampir semua golongan masyarakat. Selain murah, bayam banyak manfaatnya bagi kesehatan. Studi terbaru dari Texas A&M University Health Science Center (Texas A&M Health) membuktikan bahwa mengonsumsi bayam dapat mencegah kanker usus besar.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sayuran hijau dan serat mengurangi risiko kanker usus besar sebanyak setengahnya. Sementara dalam studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Gut Microbes ini, mengeksplorasi hubungan antara bayam, kesehatan usus, gen dan kanker usus besar.

Para peneliti menggunakan model penyakit keturunan yang disebut poliposis adenomatosa familial, yakni kelainan bawaan yang menyebabkan orang muda mengembangkan beberapa pertumbuhan non-kanker (polip) di usus besar mereka.

Kebanyakan orang dengan penyakit ini harus menjalani operasi usus besar untuk mencegah ratusan tumor tumbuh di usus besar mereka seiring bertambahnya usia. Mereka kemudian menjalani pengobatan NSAID (nonsteroidal anti-inflammatory drug) untuk mencegah pembentukan tumor tambahan di duodenum, yakni bagian pertama dari usus kecil. Namun pengobatan ini sering menimbulkan efek samping.

Hasil penelitian Texas A&M Health menunjukkan, bayam dapat membantu pencegahan kanker pada pasien ini dengan menunda kebutuhan untuk pengangkatan usus besar dan pengobatan yang berkepanjangan. Zat-zat yang terkandung dalam bayam menekan tumor dengan meningkatkan keragaman mikrobioma usus dan perubahan ekspresi gen untuk membantu mencegah kanker.

Para peneliti juga menemukan bahwa bayam menurunkan tingkat asam lemak yang terkait dengan regulasi peradangan yang disebut metabolit linoleat.

Baca Juga: Murah Meriah tapi Bikin Takjub, Sayuran Hijau Ini Mampu Cegah Kanker Usus Besar
Ternyata 5 Makanan Ini Bisa Mencegah Rambut dari Kerontokan, Coba Yuk

"Kami percaya makan bayam juga dapat melindungi orang yang tidak memiliki poliposis adenomatosa familial," kata peneliti utama, Roderick Dashwood, yang juga Direktur Pusat Epigenetika & Pencegahan Penyakit di Institut Kesehatan dan Teknologi Biosains dan Teknologi Texas A&M, seperti ditulis tamu.edu

Mayoritas kanker usus besar bersifat sporadis, artinya tidak diwarisi melalui keluarga. Di Amerika Serikat, kanker usus besar adalah kanker paling umum keempat dan penyebab kedua kematian terkait kanker. Untuk itu American Cancer Society merekomendasikan untuk memulai skrining kanker usus besar pada usia 45 tahun.

Video Terkait