Wow! Peneliti Temukan Alkohol dan Sutra Berusia 5.000 Tahun di China

Ilustrasi wine. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 6 Oktober 2021 | 10:15 WIB

Sariagri - Sisa-sisa alkohol dan sutra kuno berusia lebih dari 5.000 tahun ditemukan oleh para arkeolog China selama penggalian di keempat situs Desa Yangshao, Henan, China Tengah.

Dilansir dari Xinhua, arkeolog dari Universitas Stanford dan Museum Sutra Nasional China mendeteksi residu protein sutra dalam sampel tanah tulang manusia di situs Desa Yangshao dan menemukan minuman keras yang terbuat dari biji-bijian yang difermentasi dalam botol beralas tajam berasal dari periode tengah dan akhir budaya Yangshao.

Penanggungjawab situs penggalian, Li Shiwei, mengatakan temuan alkohol kuno memberikan bukti langsung untuk pembuatan bir dan konsumsi alkohol biji-bijian di area distribusi inti Budaya Yangshao.

Sementara itu, Kepala Institut Warisan Budaya dan Arkeologi Provinsi Henan, Liu Haiwang, mengatakan sejumlah sisa sutra yang ditemukan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa nenek moyang di bagian tengah Sungai Kuning memelihara ulat sutra dan menghasilkan sutra lebih dari 5.000 tahun yang lalu.

Selain itu, untuk pertama kalinya ditemukan beberapa artefak batu giok meliputi tomahawk yang merupakan simbol kekuatan militer. Tahun 1921, penggalian pertama di situs Desa Yangshao, Kabupaten Mianchi, Henan, menandai lahirnya arkeolog China.

Nama budaya arkeologi pertama China yang dikenal dengan Budaya Yangshao berasal dari situs tersebut. Sementara itu pada 1951 dan 1980, China meluncurkan penggalian reruntuhan kedua dan ketiga.

Budaya Yangshao dianggap sebagai aliran penting peradaban Tiongkok karena teknologi pembuatan tembikarnya yang canggih. Penggalian arkeologi situs keempat Desa Yangshao dimulai pada 22 Agustus 2020 dan masih berlangsung hingga sekarang.



Video Terkait



Baca Juga: Wow! Peneliti Temukan Alkohol dan Sutra Berusia 5.000 Tahun di China
Susu Domba Lebih Mudah Dicerna Manusia Dibanding Sapi, Kok Bisa?