Kabar Gembira, Ilmuwan Identifikasi Gen yang Bisa Pembesar Ukuran Biji Sorgum

Ilustrasi - Tanaman sorgum.(Antara)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 29 September 2021 | 12:20 WIB

Sariagri - Sorgum menjadi salah satu tanaman pangan biji-bijian (serealia) bebas gluten yang banyak dibudidayakan di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Di Australia, tanaman sorgum menempati urutan ketiga biji-bijian yang ditanam. 

Kegunaan sorgum sebagian besar terkait dengan kebutuhan pangan manusia dan pakan hewan ternak. Sebuah penelitian yang dilakukan University of Queensland di Australia berhasil mengidentifikasi gen yang dapat meningkatkan ukuran biji sorgum lebih besar dari umumnya.

“Biji-bijian yang lebih besar membuatnya lebih mudah dicerna bagi manusia dan hewan dan meningkatkan efisiensi pemrosesan,” ujar David Jordan.

Para peneliti mengatakan, dibutuhkan waktu sekitar enam tahun untuk menemukan gen yang terkait ukuran butir biji sorgum.

“Varian baru telah diidentifikasi yang mampu menggandakan berat biji-bijian. Sifat-sifat ini sangat diwariskan, dengan gen yang menyumbang sebanyak 80 persen dari karakteristik ukuran butir,” ujar Yongfu Tao.

Dalam melakukan riset yang telah dipublikasikan di The Plant Journal, para peneliti menganalisis gen termasuk kerabat liar sorgum budidaya dan sorgum asli Australia. Menurut mereka, susunan genetic sorgum sangat menentukan ukuran butir individu tanaman selain kondisi lingkungan yang mempengaruhi ukuran biji.

Tao mengungkapkan, 125 daerah dalam genom sorgum telah diidentifikasi di mana variasi dalam urutan DNA dikaitkan dengan ukuran butir dan respon terhadap kondisi lingkungan.

Baca Juga: Kabar Gembira, Ilmuwan Identifikasi Gen yang Bisa Pembesar Ukuran Biji Sorgum
Masa Panen Cepat, Kelompok Tani di Bintan Mulai Kembangkan Sorgum

“Kami menunjukkan keragaman genetik ada di kolam gen sorgum untuk ukuran butir. Tetapi faktor lingkungan juga memungkinkan kami mengidentifikasi kontrol genetik ukuran butir dengan perubahan minimal pada sumber daya lingkungan, seperti air atau nitrogen,” jelasnya seperti dikutip phys.org.

Para peneliti meyakini, penemuan itu akan memberikan informasi dan alat tambahan untuk membantu pemulia tanaman dalam meningkatkan kultivar sorgum. Selain itu, mereka juga optimistis nilai dan keserbagunaan salah satu tanaman terbaik dunia akan meningkat setelah ditemukannya gen yang dapat meningkatkan ukuran butir biji sorgum.

Video terkait:

 

Video Terkait