Punya Potensi Besar, Daerah Ini Ditetapkan Jadi Sentra Budidaya Tanaman Porang

Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Reni Yanita bertemu dengan Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Kamis. (Antara/Mulyana)

Editor: Arif Sodhiq - Jumat, 17 September 2021 | 06:00 WIB

Sariagri - Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menetapkan Kabupaten Pandeglang menjadi sentra budidaya tanaman porang. Komoditas ini komoditi nilai ekonomi tinggi karena diminati pasar ekspor.

Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita mengatakan, ditunjuknya Kabupaten Pandeglang menjadi lokus budidaya tanaman porang karena memiliki potensi yang sangat besar di sektor pertanian.

“Sebagai upaya mendukung dan meningkatkan nilai tambah tanaman porang di Kabupaten Pandeglang, kami akan membangun sentra industri besar tanaman porang untuk memenuhi kebutuhan porang ke berbagai wilayah di Indonesia,“ ujar Reni di sela-sela pertemuan dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pandeglang, Kamis (16/9/2021).

Kemenperin terus berupaya meningkatkan peran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan tujuan meningkatkan daya saing, mengentaskan kemiskinan dan ekspor. Untuk mewujudkan target itu, Kemenperin memiliki program besar terkait rumusan kebijakan, penguatan kelembagaan dan fasilitas terkait dengan budidaya tanaman porang.

"Para petani pembudidaya porang akan kami fasilitasi, baik itu insentif non fiskal, pelatihan, bimbingan teknis dan lain sebagainya," kata Reni.

Sementara Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan wilayahnya merupakan lumbung pangan dan menjadi salah satu penyuplai 34 persen kebutuhan pangan di Provinsi Banten. Bahkan di tingkat nasional Pandeglang bisa berkontribusi 1,5 persen.

Baca Juga: Punya Potensi Besar, Daerah Ini Ditetapkan Jadi Sentra Budidaya Tanaman Porang
Mahasiswa Unair Bantu Petani Porang Pasarkan Hasil Panen dengan Swakelola Modern

Menurut Irna, selain terus meningkatkan produktivitas padi jangung dan kedelai (pajale), saat ini Pandeglang sedang mencoba meningkatkan budidaya tanaman porang. Ada sekitar 17 Kecamatan menjadi sentra budidaya tanaman porang yang dalam kurun waktu satu tahun mampu memproduksi tanaman porang 5.600 ton.

“Alhamdulilah di saat kami sedang berjuang meningkatkan produktivitas lebih banyak, pihak Kementerian datang membantu, tentu hal ini menjadi penyemangat bagi kami dan para petani untuk lebih giat membudidaya tanaman porang,“ kata Irna.

Video terkait:

Video Terkait