Kisah Sukses Pengusaha Kue yang Memanfaatkan Sorgum hingga Tembus Pasar Luar Negeri

Pengusaha Kue yang memanfaatkan Sorgum, Nur Rahmi Yanti. (Sariagri/Yongki)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 3 Agustus 2021 | 19:40 WIB

SariAgri - Seorang pengusaha Kue bernama Nur Rahmi Yanti warga Lingkungan Dayen Peken, Kelurahan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil mengolah sorgum menjadi aneka jajanan yang bernilai jual tinggi hingga di ekspor ke luar negeri.

Berawal dari keprihatinan terhadap nasib petani yang hanya memanfaatkan sorgum sebagai pakan ternak, Yanti menghadirkan olahan kue dengan bermodalkan pengetahuannya mengolah sorgum menjadi jajanan yang menyehatkan. Olahan sorgum itu ia namakan Yant Sorghum Healthy.

"Yant shorgum dibentuk karena keterpurukan para petani waktu itu pada tahun 2017, mereka hanya memanfaatkan shorgum sebagai pakan ternak," ujar Yanti saat didatangi Sariagri ke tokonya, Selasa (3/8/2021).

Sorgum sendiri merupakan tumbuhan serealia yang hanya berada di Jawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Potensi sorgum yang hanya tumbuh di daerah terbatas, dimanfaatkan Yanti sebagai potensi yang menjanjikan.

Pihaknya sadar, tanaman yang hampir punah ini kaya akan manfaat. Oleh karena itu, dia pun memanfaatkan akar hingga biji sorgum sehingga tidak ada bagian yang dibuang. Dengan begitu, olahan sorgum yang ia produksi tidak menimbulkan limbah.

"Tidak ada yang terbuang percuma, jadi batangnya kita buat gula dan pakan ternak, daun jadi keripik, akar jadi jamu, popkor, aneka kue, keripik, mie sorgum, susu sorgum, keju sorgum," terangnya.

Untuk membuat produknya menjadi terlihat menarik, Yanti mengaku mempelajari manajemen bisnis dengan memperhatikan kualitas sorgum, kemasan, rasa hingga harganya. Selain itu, pihaknya mengklaim oleh-oleh khas Lombok ini mempunyai daya simpan yang cukup lama.

Tak lupa, ia pun terus mengeluarkan inovasi dan kreasi terbaru dengan menghadirkan berbagai varian yang berbeda. Tidak heran jika banyak yang memesan produknya tersebut. Sedangkan untuk 1 buah olahan, pihaknya membandrol mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 50 Ribu, tergantung jenis olahan dan modal biaya pembuatannya.

Sorgum sendiri menurut Yanti sebagai bahan lokal yang tidak hanya mampu mengangkat identitas daerah namun juga memiliki banyak manfaat dari sisi kesehatan, seperti diabetes, penyakit tulang, diet dan lain-lain.

"Sorgum ini banyak sekali manfaatnya, jadi sangat menjanjikan jika di olah untuk di jadikan bahan pangan," ungkapnya.

Berkat kreatifitasnya mengolah bahan sorgum pihaknya kini telah mampu memasarkan produknya hingga ke manca negara seperti Taiwan, China, Singapore, Filipina, dan Belanda.

Sementara untuk pasar lokal, ia telah banyak bekerja sama dengan sejumlah outlite penjualan jajanan Shorgum seperti di Pekan baru, Medan, Surabaya, dan Jakarta. Pihaknya mengaku dalam waktu dekat olahan sorgumnya akan dikirim ke Belanda.

"Untuk pengiriman, sekarang kita lagi persiapan mengirim produk ke Belanda melalui perusahaan rekanan kami yaitu astra internasional tbk," ucapnya.

Memulai karirnya sejak tahun 2017 lalu. Yanti tidak hanya mampu mengekspor produknya ke luar negeri namun ia bersama kelompoknya juga sudah mampu memberdayakan sebanyak 500 petani di sejumlah kawasan NTB.

Baca Juga: Kisah Sukses Pengusaha Kue yang Memanfaatkan Sorgum hingga Tembus Pasar Luar Negeri
10 Provinsi Penghasil Jagung Terbesar di Indonesia



"Alhamdulillah, saat ini kita sudah bisa memberdayakan lebih dari 500 petani dengan lahan garapan seluas 500 hektar," tutupnya.

Video Terkait