Sederet Makanan Lezat Buka Puasa Berbahan Ketan dan Cara Membuatnya

Mango Sticky Rice makanan beras ketan yang populer di Thailand (Pixabay/Jason Goh)

Penulis: Andry, Editor: Reza P - Kamis, 15 April 2021 | 17:00 WIB

SariAgri - Ramadan tiba, saatnya menikmati sajian takjil dan sahur yang beragam. Sesekali tidak salah mencoba takjil atau makanan pembuka  makanan khas ramadan yang dibuat dari  bahan dasar beras ketan (Oryza sativa var. glutinosa).

Salah satu pengolah makanan tradisional yang juga penjual makanan tradisional di Garut, Ade Saepuloh mengatakan bahan dasar ketan banyak digunakan dalam berbagai makanan olahan tradisional di Garut.

“Soal selera makanan kan bisa dipilih sesuai dengan keinginan konsumen, ada yang manis ada yang asin,” ujarnya.

Yuk kita lihat apa saja makanan beras ketan yang disarankan Ade Saepuloh.\

1. Mango Sticky Rice

Aslinya makanan yang populer ini khas Thailand, tapi semua bahan dasarnya ada semua di Indonesia.

Jenis makanan manis ini lebih lezat jika dihidangkan dalam keadaan dingin dengan campuran es krim, namun bisa juga dihidangkan dalam keadaan hangat sesuai selera Sobat Agri.

Cara mengolahnya terbilang mudah, siapkan daun pandan secukupnya, ketan, kemudian buah mangga, santan kental, gula, dan garam.

Setelah bahan terkumpul seluruhnya, kupas mangga, dan potong memanjang kemudian dinginkan dalam kulkas. Kukus ketan hingga cukup matang, kemudian didihkan santan, gula hingga matang sebagai topping ketan dan mangga yang telah dipotong.

2. Rakicak

Makanan ini mayoritas disajikan dengan rasa manis. Dengan tambahan kelapa parut membuat makanan ini tepat disajikan saat buka puasa tiba. Proses pembuatannya terbilang mudah.

“Berbahan dasar beras ketan, parutan kelapa, gula merah dan gula putih, hingga santan kental,” ujar Ade.  

Bahan ketan yang sudah dibersihkan, kemudian masukan dalam tungku pemasak untuk mendapatkan bahan yang diharapkan. Setelah kering, kemudian tumbuk hingga rata agar mendapatkan adonan yang diharapkan.

Jangan lupa siapkan adonan campuran gula aren, gula putih, dan parutan kelapa segar sebagai kuah kental bahan rakicak yang sudah disiapkan.

Cara makan seperti ulen (beras ketan yang dibakar), namun ini pakai kuah gula aren dan kelapa.

Klepon salah satu penganan beras ketan yang manis dan legit (Sariagri/Jayadi)
Klepon salah satu penganan beras ketan yang manis dan legit (Sariagri/Jayadi)

3. Klepon 

Sempat menjadi polemik dituding sebagai makanan tidak Syariah, klepon memang menyimpan sensasi tersendiri bagi mereka yang menyukai makanan manis legit. Berbahan dasar ketan, klepon memang bukan baru khususnya bagi masyarakat Sunda.

Cara membuatnya pun cukup mudah, siapkan tepung ketan, kelapa parut, gula merah, garam, hingga daun pandan hijau. Setelah bahan terkumpul seluruhnya, tumbuk daun pandan hingga lembut kemudian peras dan ambil sarinya.

Uleni tepung ketan dengan sari daun pandang, kemudian bentuk bulat-bulat dan isi bagian dalamnya dengan gula merah. Didihkan klepon hingga menggambang, dan angkat kemudian baluri dengan kelapa parut.

4. Bubur Ketan Hitam

Bagi kamu yang menyukai makanan manis bersantan, tak ada salahnya mencoba bubur ketan hitam, menggunakan bahan baku yang relatif mudah, dijamin buka puasa kamu menjadi lebih indah.

Cara membuatnya pun lebih muda, siapkan bahan beras ketan hitam (sebaiknya direndam semalaman), santan kelapa, kayu manis, gula merah, gula pasir hingga daun pandan.

Setelah bahan lengkap, kemudian masukan seluruh bahan ke dalam air yang mendidih, aduk hingga merata secara teratur hingga kental mendekati tekstur bubur pada umumnya.  

“Usahakan santan di panci terpisah, tambahkan gula dan daun pandan dan masak sampai mendidih,” saran Ade.

5. Wajik Ketan Gula Merah

Bagi kamu yang tinggal di desa terutama di wilayah Garut dan sekitarnya, pasti tidak asing dengan makanan yang satu ini, wajik ketan. Makanan yang satu memang idola segala usia sejak lama.

Baca Juga: Sederet Makanan Lezat Buka Puasa Berbahan Ketan dan Cara Membuatnya
Segarnya Es Goyobod Khas Alun-alun Garut, Pas Jadi Menu Berbuka Puasa

Menggunakan bahan yang terbilang melimpah di alam, mulai beras ketan, garam, daun pandan, gula merah, santan hingga air secukupnya. Cara mengolah wajik ketan terbilang mudah.

Setelah dikukus, beras ketan kemudian tiriskan sejenak, siapkan rebusan santan, gula merah, dan garam sampai larut dan mengental kemudian masukan ketan kukus, dan aduk hingga meresap.

Tuangkan wajik diatas loyang yang telah dialasi pisang atau plastik, dinginkan dan potong sesuai dengan selera.

Video Terkait