DKPP Jawa Barat Gelar Pasar Murah Atasi Kenaikan Harga Daging Sapi

Dok. lapak pedagang daging sapi (SariAgri/Arief L)

Editor: M Kautsar - Kamis, 21 Januari 2021 | 20:00 WIB

SariAgri - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Jafar Ismail mengatakan bahwa pihaknya menggelar Pasar Murah untuk mengantisipasi kenaikan harga daging sapi di pasaran. Pasar murah berlokasi di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Jawa Barat di Jalan Rancabolang, Sekejati, Rancasari, Kota Bandung dengan menyediakan daging sapi beku seharga Rp85.000.

"Sebenarnya ketersediaan daging sapi ada, kalau masyarakat mau memanfaatkan daging beku yang diimpor, tapi kan masyarakat kita itu cenderung menyukai daging segar yang baru dipotong," katanya.

Menurut Jaffar, saat ini kebutuhan daging sapi di Jawa Barat sekitar 195 ribu ton atau setara dengan 1 juta ekor sapi. Dari kebutuhan tersebut 10 persen dipenuhi dari pemotongan peternak lokal yang ada di Jawa Barat dan juga dari luar Jawa Barat seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali.

"Juga ada dari impor dari penggemukan sapi logter," katanya

Menurut dia, terkait stabilitas harga daging sapi ini, telah dibahas oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kemendag. Kenaikan harga yang terjadi saat ini terjadi karena berkurangnya stok impor sapi dari Australia.

"Di Jawa Barat, kebanyakan 90 persen kebutuhan daging sapi itu dipenuhi dari luar, jadi bukan dari sapi lokal. Dan di Australia sendiri ada kenaikan harga, sejak Juli 2020," ujar Jafar.

Video Terkait