Hangatnya Gentong Mas, Minuman Gula Aren Herbal Olahan Pesantren Garut

Santri Pondok Pesantren Sadang Lebak Wanaraja sedang membungkus produk gula aren Gentong Mas. (Foto: Sariagri/Jayadi)

Editor: M Kautsar - Rabu, 20 Januari 2021 | 16:00 WIB

SariAgri - Bosan dengan kebiasaan ngopi atau ngeteh, saat musim hujan kali ini? Tak ada salahnya mencoba ‘Gentong Mas’ minuman herbal dari gula aren dan campuran jintan hitam atau Nigella Sativa asal Garut, Jawa Barat.

Produk olahan dari salah satu pesantren tradisional di Kota Intan itu, dinilai ampuh memberikan kehangatan plus menjaga imun tubuh, dari serangan berbagai macam penyakit.

Pengasuh Pondok Pesantren Sadang Lebak Wanaraja dan pengelola produk Gentong Mas, KH Aceng Hasan mengatakan, produk gula aren gentong mas memang memberikan sensasi tersendiri bagi siapa pun yang menikmati sajian itu.

“Produk kami juga banyak dicari untuk kesehatan terutama saat musim corona seperti ini,” ujar Abah, panggilan Aceng.

Minuman ini menggunakan bahan ramuan dari alam seperti gula aren, habbatussauda, lada hitam, pala, cengkeh, kayu manis, kapulaga dan cabe jawa. Gentong Mas memberikan rasa aman bagi tubuh segala usia.

“Kecuali habbatussauda yang kami impor, seluruhnya kami menggunakan produk rempah-rempah dalam negeri,” ujarnya.

Mulai tahun lalu, produk Gentong Mas secara resmi telah mendapatkan pengakuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga memberikan rasa aman bagi tubuh.

“Kami juga memiliki dokter khusus untuk konsultasi yang dibutuhkan masyarakat,” kata dia.

Setelah mengantongi izin BPOM, rencananya pihak pesantren bakal semakin meluaskan penetrasi pasar dalam negeri untuk meluaskan produk.

“Rencana tahun ini kami bisa berproduksi hingga satu juta sachet Gentong Mas,” ujarnya.

Dengan segudang bahan alam yang terkandung, tak ayal Gentong Mas pun memiliki ragam khasiat bagi tubuh. Sebut saja utuk membantu menyembuhkan kolesterol, asam urat, hipertensi (darah tinggi), rematik, asma, obesitas, maag kronis, batuk yang sudah menahun dan membangkitkan gairah seksual.

Abah menyatakan, meskipun produk minuman instan gula aren Gentong Mas berada di lingkungan pesantren, namun jangan salah produk ini sudah merambah pasar global.

"Kami juga pernah mengikuti pameran produk herbal dunia di Dubai, Uni Emirates Arab (UEA) Guangzhou, Cina, Arab Saudi, Korea Selatan, Malaysia,” ujarnya.

Memberdayakan Santri

Abah mengenang, perjuangan membesarkan Gentong Mas tidaklah mudah. Terlahir dari ide memberdayakan santri dan masyarakat sekitar, pilihan akhirnya jatuh untuk mengolah gula aren menjadi produk berkualitas.

“Kebetulan bahan baku gula aren banyak sekali mulai dari Garut hingga kebupaten Pangandaran,” ujarnya.

Tidak ada resep khusus, seluruh bahan diramu sendiri, hingga akhrinya menemukan formulasi yang pas dan cocok dengan lidah masyarakat. “Insyallah produk kami bebas bahan kimia,” ujarnya.

Cecep, salah satu warga sekitar mengakui kehadiran Gentong Mas bagi masyarakat sekitar. “Istilahnya tidak hanya pintar ngaji, tapi masyarakat dan santri diberikan skill atau keahlian berusaha agar mandiri," ujarnya.

Hasilnya, para santri Pesantren Sadang Lebak terbiasa bekerja sehingga mendidik santri untuk mandiri. “Perekonomian orang tua santri pun menjadi terbantu,” kata dia.

Video Terkait