Diversifikasi Luar Usaha, PTPN XI Kembangkan Museum Pisang

Ilustrasi Buah Pisang (Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 21 Oktober 2020 | 22:30 WIB

SariAgri - PT perkebunan Nusantara XI mengembangkan museum pisang di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Upaya ini sebagai diversifikasi luar usaha yang bertujuan mengoptimalkan sumber daya alam untuk memperkuat performa korporasi, serta mendukung dan memperkaya kearifan lokal Lumajang sebagai kota pisang.

General Manager Unit Usaha Strategis ptpn XI, Owen Dwi Hasudungan Gultom, mengatakan, pengembangan yang dilakukan sejak tahun 2016 itu telah menghasilkan 37 jenis pisang mulai dari pisang konsumsi, pisang komersial hingga pisang hias.

"Ke depan, jenis pisang tersebut akan kami tambah jumlahnya sehingga melengkapi koleksi Museum Pisang, dan memperkaya wahana agrowisata edukasi Puslit," ujarnya saat berkoordinasi dengan jajaran Pusat penelitian (Puslit) Sukosari di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (21/10/2020).

Kepala Puslit Sukosari, Nanik Tri Ismadi mengatakan, keberadaan Museum Pisang berawal dari benih pisang yang diperoleh dari berbagai daerah di Jawa Timur dan jawa tengah dalam bentuk bibit tunas.

"Kemudian kami kembangkan dengan kultur jaringan sekaligus optimalisasi laboratorium kultur jaringan yang ada di Puslit. Sementara itu, pengunjung yang datang selain mendapat edukasi budi daya pisang juga diperkenalkan analisa prospektif usaha pengolahan pisang," katanya.

Agrowisata Edukasi Puslit Sukosari menjadi salah satu destinasi wisata di Lumajang. Agrowisata ini telah terdaftar di Dinas pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang.

"Ini merupakan pengembangan fungsi Puslit yang awalnya merupakan lembaga penelitian PTPN XI, sehingga secara kelembagaan dibawah koordinasi Unit Usaha Strategis," kata Nanik.

Menurut Nanik, koleksi pisang milik Puslit yang terlengkap di Jawa Timur. Pengunjung dapat melakukan penelitian ilmiah atau sekadar wisata.

Baca Juga: Diversifikasi Luar Usaha, PTPN XI Kembangkan Museum Pisang
Kemendag Gencarkan Promosi Kopi Gayo Berbasis Indikasi Geografis

"Pengunjung di sini, dapat melakukan penelitian ilmiah atau sekadar wisata mencari benih dan informasi terkait pisang. Meski, belum selengkap milik Kebun Plasma Nutfah Pisang di Yogya, namun koleksi di Lumajang ini paling lengkap di Jawa Timur," katanya.

Nanik menambahkan kedepan varietas pisang akan diperbanyak melalui Laboratorium Mikrobiologi. Selain itu juga akan dikembangkan penelitian tentang pengolahan hasil dari komoditas pisang sehingga meningkatkan nilai jual.(Ant)

Video Terkait