Inilah Cara Petani Milenial Lombok Siasati Kebutuhan Pangan

Suasana Posko Ketahanan pangan milik kelompok tani Desa Gegelang kecamatan Lingsar kabupaten Lombok barat (Sariagri/ Yongki)

Penulis: Andry, Editor: Idho - Kamis, 8 Oktober 2020 | 18:25 WIB

SariAgri - Pandemi covid-19 bukan menjadi alasan warga untuk jadi malas berbenah dan mencari haluan lain agar bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Di Desa Gegelang kecamatan Lingsar kabupaten Lombok barat, Sejumlah petani yang tergabung dalam kelompok tani Dusun Bantek meluncurkan inovasi baru yang cukup menarik dan bernilai ekonomis.

Petani dari kalangan pemuda tani ini, mendirikan sebuah posko ketahanan pangan berbasis desa yang dikelola untuk mempertahankan ketersediaan pangan, sekaligus sebagai cara untuk menjalankan roda ekonomi masyarakat. Inovasi tersebut diterapkan dengan cara meningkatkan produksi tani lokal seperti beras, cabai, umbi umbian, serta kacang kacangan dan juga kebutuhan pokok lainnya untuk dijual ke warga sekitar.

Sekertaris Desa Gegelang, Azmi Arianto menjelaskan, upaya warga untuk membangun posko ketahanan pangan ini sudah dilakukan sejak memasuki pandemi lalu, sebagai upaya untuk menjalankan roda ekonomi dengan memanfaatkan hasil pertanian dan olahannya untuk dijual lagi ke masyarakat sekitar.

“Karena pandemi ini, banyak warga kita yang susah keluar ke pasar karena harus mematuhi protokol kesehatan. Dari situlah ide untuk membangun posko ini, dan yang beli pun bukan orang luar melainkan orang sini juga, jadi ekonomi warga bisa berputar” jelasnya.

Keberadaan posko ketahanan pangan ini dirasa sangat berdampak positif untuk masyarakat, hal tersebut dilihat dari banyaknya produk olahan dan hasil pertanian warga yang bisa diakomodir untuk dipasarkan di posko.

“Hasil yang didapat dari produksi pertanian tersebut diolah dalam bentuk olahan makanan seperti keripik sayur dan segala macam kemudian di pasarkan di posko ketahanan pangan,” ucapnya

Selain membangun posko, warga juga mengembangkan rumah pangan lestasi yang sipatnya mandiri dengan menanam sayuran di pekarangan rumah warga.

Tidak  hanya itu, sebagai langkah mendukung kebutuhan pangan, para petani di wilayah ini juga memaksimalkan sektor peternak ikan, dan telur ayam dengan cara meningkatkan produksi benih untuk masyarakat yang menjalankan budi daya ikan dan ayam petelur.

Baca Juga: Inilah Cara Petani Milenial Lombok Siasati Kebutuhan Pangan
Aquaponik, Pertanian Masa Depan yang Terus Digencarkan di Afrika

Hal tersebut diungkapkan Safari , Ketua Kelompok Tani Dusun Bantek.

“ini sebagai salah satu cara kami untuk menjaga ketersediaan pangan kepada masyarakat sekitar, tak jarang juga hasil panen kita bagikan secara gratis untuk warga yang kesulitan karena terdampak virus corona,” ujarnya

Selain memanfaatkan hasil tani untuk di bagikan ke warga, para petani ini juga memasarkan hasil produksi mereka ke luar daerah melalui media sosial yang dikelola lansung para pemuda tani. Siasat jitu untuk memungkinkan komoditas pertanian mereka laku di pasaran saat pandemi saat ini. (Sariagri/Yongki)

Video Terkait