Harga Pangan Jakarta Naik, Pemprov DKI Minta Warga Tak Panik

Ilustrasi - Telur ayam. (Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 9 Desember 2022 | 19:00 WIB

Sariagri - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta melaporkan tren kenaikan harga komoditas menjelang Natal dan Tahun Baru 2022. Kepala Dinas KPKP Suharini Eliawati meminta agar masyarakat tidak panik dan khawatir terkait adanya kenaikan harga pangan.

Suhairini mengungkapkan, berdasarkan pantauan harga komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga antara lain adalah beras, telur, ayam serta cabai rawit merah. Ia menjelaskan peningkatan kebutuhan pangan tertinggi terjadi pada komoditas telur ayam sebesar 12,72% sedangkan peningkatan kebutuhan terendah pada bawang putih sebesar 0,76%.

"Menjelang Nataru 2022 terjadi tren kenaikan harga pangan namun secara umum kenaikannya tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya," ujar Suhairini dalam keterangan tertulis, Jumat (9/12/2022).

Suhairini menjelaskan, penyebab kenaikan harga pangan lantaran jumlah permintaan yang tinggi diperkirakan hingga 20%. Namun demikian, Pemprov DKI memastikan ketersediaan pangan di Ibu Kota hingga awal tahun 2023 aman. "Sehingga masyarakat tidak perlu panik dan khawatir," ucapnya.

Baca Juga: Harga Pangan Jakarta Naik, Pemprov DKI Minta Warga Tak Panik
Pemprov DKI Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Aman hingga Maret 2023

Lebih lanjut, ia mengatakan Pemprov DKI turut melakukan sejumlah kesiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru 2023. Antara lain, mengadakan pemantauan rutin harga serta ketersediaan pangan hingga LPG 3 kg.

Selanjutnya, melaksanakan bazar pangan keliling di rumah susun, kantor walikota hingga kecamatan dan kelurahan. Selain itu, pihaknya juga mendistribusikan pangan subsidi bagi masyarakat tertentu dengan komoditas beras, telur ayam ras, daging sapi, daging ayam ras, ikan kembung dan susu UHT.