Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Empat Komoditas Ini Merangkak Naik

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi. (Ist)

Editor: Yoyok - Senin, 5 Desember 2022 | 18:30 WIB

Sariagri - Badan Pangan Nasional atau Bapanas menyatakan selain beras, harga tiga komoditas ini, yakni kedelai, cabai rawit merah dan telur ayam ras mulai merangkak naik dalam sepekan ini. 

Disebutkan, harga beras medium rata-rata nasional per 3 Desember di harga Rp11.229 per kilogram atau naik 0,04 persen dari minggu lalu. Kedelai kini mencapai Rp14.765 per kilogram atau naik 0,57 persen. Kemudian, harga cabai rawit merah Rp46.116 per kilogram naik 2,53 persen. Lalu, harga telur ayam ras naik 1,47 persen dibandingkan minggu lalu menjadi Rp 29.047 per kilogram. 

"Ini item-item yang bulan Desember ini harus kita jaga bersama-sama (tren harganya)," kata Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Senin (5/12/2022).

Arief mengatakan khusus untuk stabilisasi pasokan dan harga telur dan ayam menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN), telah dilakukan koordinasi dengan pengusaha dan peternak ayam layer.

Bapanas juga telah menerbitkan surat imbauan dan koordinasi dengan pelaku usaha dan asosiasi peternak ayam layer, agar mematuhi dan menerapkan harga acuan pembelian dan penjualan sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 5 Tahun 2022.

Pasalnya jelang Nataru biasanya terjadi peningkatan permintaan telur ayam. Dengan demikian otomatis terjadi kenaikan harga.

"Kita dengan Satgas Pangan akan datangi dan himbau para peternak layer agar tidak jual di atas harga acuan pembelian dan penjualan (HAP) ," kata Arief.

Bapanas telah melakukan penetapan harga acuan pembelian atau penjualan jagung, telur dan ayam untuk menjaga keseimbangan hulu hilirnya. Dimana jagung pipil kering dengan kadar air 15 persen ditetapkan HAP Rp4.200 per kilogram di tingkat Gapoktan/Poktan.

Demikian juga, harga di tingkat peternak juga sudah ditentukan, yakni jagung pipil kadar air 15 persen Rp5.000 per kilogram, telur ayam Rp22.000-Rp24.000 per kilogram. Sedangkan live bird atau ayam hidup Rp21.000-Rp23.000 per kilogram.

Di tingkat konsumen telur ayam ras ditetapkan HAP Rp27.000 per kilogram dan daging ayam Rp 36.750 per kilogram. Artinya saat ini harga telur sudah berada di atas HAP.

Baca Juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Empat Komoditas Ini Merangkak Naik
Badan Pangan Siapkan Harga Acuan Kedelai, Diperkirakan Rp10 Ribu per Kg

"Artinya di tingkat peternak sudah di Rp26.000-27.000, ini yang mau kita sampaikan kepada para produsen peternak supaya sama-sama kita menjaga," jelas Arief.

Arief mengatakan apabila nantinya harga telur di konsumen mencapai Rp30.000 per kg akan dilakukan operasi pasar. Operasi pasar menjadi upaya terakhir apabila imbauan di tingkat peternak layer tidak berjalan. Langkah lainnya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan ialah dengan mobilisasi pangan dari daerah surplus ke daerah defisit.