Viral Dagangan Penjual Kembang Tahu Diborong Lalu Dibagikan Gratis ke Ojol

Viral dagangan penjual kembang tahu habis diborong dan dibagikan gratis ke ojol (Instagram)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 1 Desember 2022 | 17:00 WIB

Sariagri - Belakangan ini media sosial kembali dihebohkan dengan video viral yang menampilkan dagangan seorang pedagang kembang tahu diborong oleh seorang konten kreator, Steven Stenly. Setelah diborong, Steven pun membagikan makanan itu kepada para ojol secara gratis.

Pada video yang diunggah ulang melalui akun Instagram @kisahsemangat, awalnya tampak Steven mendapati seorang pria sedang berjalan kaki sambil membawa dagangan kembang tahu. Setelahnya, ia memanggil penjual kembang tahu tersebut.

Steven menduga bahwa dagangan si bapak belum laku terjual. “Tapi yang bikin aku salut dengan bapak ini, setiap kali aku nanya, bapak ini balasanya pakai senyum. Bapaknya ini cerita kalau jualannya ini belum ada yang terjual,” ucap Steven.

Kemudian, pedagang kembang tahu itu mengungkapkan bahwa untuk bersih sebesar Rp50 ribu sehari saja sudah termasuk untung besar. Hingga akhirnya, Steven pun memborong semua dagangan penjual kembang tahu tersebut.

Hingga akhirnya, dagangan penjual kembang tahu itu pun ramai dikerumuni para pengemudi ojek online atau ojol. Saking banyaknya driver ojol yang mau, tangan penjual itu pun sampai gemetar. Pada akhir unggahan, tampak panci dari penjual kembang tahu pun kosong. Ini memperlihatkan bahwa jualannya habis dibeli oleh Steven.

Sontak unggahan tersebut pun viral dan berhasil menyita perhatian warganet. Tak sedikit pula warganet yang berterima kasih kepada Steven karena sudah membantu jualan dari si penjual kembang tahu.

Baca Juga: Viral Dagangan Penjual Kembang Tahu Diborong Lalu Dibagikan Gratis ke Ojol
Piala Dunia 2022 Bergulir, Harga Seporsi Salad Ini Tuai Sorotan

"Ya Allah terharu, terima kasih orang baik siapapun itu yang sudah menyebarkan kebaikan buat dagangang si bapak," komen warganet.

"Terima kasih kakak Steven yang baik," timpal warganet lainnya.