Jangan Biasakan Cuci Telur sebelum Dimasukkan ke Kulkas, Ini Alasannya

Ilustrasi telur ayam. (pixabay)

Penulis: Triana, Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 2 Desember 2022 | 13:30 WIB

Sariagri - Umumnya, ketika membeli telur, kita akan mencucinya setelah berada di rumah, lalu akan menyimpannya di kulkas. Memang, hal ini dilakukan karena telur-telur yang kita beli di pasar biasanya ada sisa-sisa kotoran.

Ternyata, kebiasaan ini lebih baik ditinggalkan. Faktanya, ada beberapa jenis makanan yang memang bisa menjadi lebih bersih dan higienis setelah dicuci dengan air mengalir.

Meski begitu, ada pula bahan makanan yang bisa menjadi lebih berbahaya karena dicuci dengan air bersih. Salah satu bahan makanan yang tidak dianjurkan untuk dicuci sebelum disimpan adalah telur.

Hingga kini masih banyak orang mencuci telur sebelum dimasak untuk memastikan tidak ada kotoran dan kuman yang tersisa.

Penampilan kotor yang ada di cangkang telur ini membuat kesan kurang higienis sehingga banyak orang memilih untuk mencucinya.

Tak hanya itu, orang yang memilih mencuci telur terlebih dahulu umumnya memiliki alasan menjaga kebersihan tangan dan kulkas.

Nah, penting untuk kamu ingat, mencuci telur tidak dianjurkan, terlebih jika dilakukan secara berlebihan, misalnya dengan menggosok.

Ini karena mencuci telur secara berlebihan bisa menghilangkan selaput pelindung (kutikula) yang terdapat pada permukaan cangkang telur.

Baca Juga: Jangan Biasakan Cuci Telur sebelum Dimasukkan ke Kulkas, Ini Alasannya
Wajib Tahu! Ini 3 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Menyimpan Telur

Apabila selaput ini hilang, pori-pori cangkang akan terbuka sehingga memudahkan bakteri mengkontaminasi telur. Padahal, paparan bakteri ini harus dihindari karena bisa menyebabkan infeksi bakteri yang menyerang saluran pencernaan.

Infeksi bakteri yang tidak ditangani bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius, termasuk kekurangan cairan akibat diare.