Antisipasi Lonjakan Harga, Ganjar Gencarkan Operasi Pasar

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengikuti panen bawang bersama petani Brebes (Jatengprov)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Senin, 28 November 2022 | 18:00 WIB

Sariagri - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Ganjar mengungkapkan bahwa Mendagri menyoroti penanganan inflasi dan serapan anggaran di beberapa daerah, yang masih rendah. Terkait inflasi, dia mengatakan ada beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga di Jawa Tengah. Antara lain telur, beras, dan sejumlah volatile food lain.

"Beberapa komoditas khususnya volatile food ini yang menjadi perhatian. Tadi ada telur, beras, yang mulai merangkak ya. Telur terutama yang merangkak naik. Terus beras yang premium tidak, tapi yang medium juga merangkak naik tinggi,” ujarnya saat di Ruang Rapat Gedung A Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (28/11).

Soal beras, Ganjar menyinggung kebijakan impor. Menurutnya, kebijakan ini perlu dipertimbangkan lagi, di mana Kementerian Perdagangan dan Badan Pertahanan Pangan harus duduk bersama.

Diketahui, harga beras kualitas medium di Jawa Tengah saat ini berada di kisaran Rp11.679, harga cabai merah Rp27.995 per kilogram dan harga cabai rawit Rp31.716 per kilogram. Semua harga tersebut stabil berdasarkan data terakhir per 25 November 2022.

Gencarkan Operasi Pasar

Ganjar mengatakan bahwa upaya antisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok dan komoditas telah dilakukan, seperti menggencarkan operasi pasar untuk memastikan stok, suplai dan kestabilan harga di pasar.

“Saya sudah briefing, lakukan operasi pasar kalau memang kurang. Pastikan stok itu tercukupi, pastikan transportasinya bisa membantu, dan kalau itu terjadi, maka kita akan bergerak bersama dan ini tidak mudah karena sebentar lagi Nataru, trennya akan naik,” jelasnya.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Harga, Ganjar Gencarkan Operasi Pasar
Jelang Lebaran, Stok Cabai di Bandung Alami Gangguan

Ganjar menegaskan, sampai dengan Januari 2023 seluruh daerah harus turun ke lapangan untuk mengecek. Sehingga, bisa menemukan solusi dan langkah mengatasi inflasi tersebut.

“Cek terus di pasar dan kemudian memastikan suplainya ada, harganya bisa terjangkau sehingga kalau ada sesuatu yang naik dan sifatnya drastis cepat dilakukan intervensi,” tegasnya.