FAO Sebut Kelangkaan Air Mengancam Ketahanan Pangan Timur Tengah

Ilustrasi banjir di lahan pertanian (Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Sabtu, 19 November 2022 | 20:00 WIB

Sariagri - Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) telah menyuarakan keprihatinan atas krisis kelangkaan air yang memburuk khususnya di Timur Tengah. FAO menyebutkan bahwa kondisi ini akan mengancam ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Petugas penelitian pertanian dan spesialis pengelolaan sumber daya air di FAO, Jean-Marc Faures mengatakan bahwa makanan adalah salah satu sektor yang paling terpengaruh oleh konsekuensi perubahan iklim.

“Jawaban untuk semua masalah pertanian adalah air!,” kata Faures dalam Konferensi COP27 di Sharm El-Sheikh, Mesir timur, dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (18/11/2022).

“Wilayah Timur Tengah secara alami mengalami kekurangan air, jika kita menambahkan perubahan iklim ini, jumlah air yang sudah langka akan sangat terpengaruh,” tambahnya.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa Timur Tengah tidak kekurangan air minum, tetapi cukup air untuk menghasilkan makanan. "Petani bertanya-tanya apakah mereka masih bisa menanam tanaman yang sama, atau akan hancur karena kenaikan suhu," katanya.

Ia menyampaikan bahwa perubahan curah hujan, pola dan jumlahnya, dan kekeringan yang lebih lama mempengaruhi irigasi tanaman, ada perkiraan yang menunjukkan bahwa perubahan iklim akan mengubah persentase hujan yang berhubungan dengan irigasi.

Menurut Faures ada sejumlah lembaga internasional yang didirikan untuk menghadapi krisis kelangkaan air melalui aksi kooperatif.

Lembaga yang menangani masalah air di kawasan ini, di antaranya The International Center for Agricultural Research in the Dry Areas (ICARDA), International Center for Biosaline Agriculture, dan International Water Management Institute (IWMI).

Faures menyatakan bahwa FAO meluncurkan Prakarsa Kelangkaan Air dengan tujuan kerjasama bersama sehingga proyek yang sama dilakukan dengan cara yang terkoordinasi dan harmonis.

Baca Juga: FAO Sebut Kelangkaan Air Mengancam Ketahanan Pangan Timur Tengah
Ketika Singkong Indonesia Bisa Tangkal Ancaman Krisis Pangan Dunia

Ia menjelaskan bahwa melalui event besar seperti COP27, diadakan pertemuan dengan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang air dan pertanian.

“Melalui pertemuan-pertemuan ini, kami bertukar visi, berbagi penelitian kami, dan menjelaskan pekerjaan lapangan dan proyek kami di lapangan,” ujarnya.