Ganjar Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pangan Olahan Lokal

Ganjar Pranowo. (Antara)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 16 November 2022 | 14:45 WIB

Sariagri - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus mendorong upaya ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Hal itu dilakukan untuk menyikapi adanya ancaman resesi global dan kesulitan perekonomian tahun depan.

Salah satu yang dilakukan dalam mendorong upaya ketahanan pangan adalah memanfaatkan tanaman singkong menjadi tepung mocaf, seperti yang dilakukan warga Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.

"Dalam konteks ketahanan pangan, saya haqul yaqin dari awal kita tidak pernah kesulitan. Kreativitas seperti ini sudah turun temurun dari nenek moyang," kata Ganjar melalui keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (16/11).

Diketahui, di Kecamatan Karanggayam, terdapat lahan singkong seluas 28 hektare dan 626 jenis usaha. Selanjutnya, jumlah tenaga kerja sebanyak 754 orang yang dikenal sebagai penghasil objek berjumlah 60 KK.

Ganjar sempat mencicipi olahan tepung mocaf, termasuk oyek. Ia mengungkapkan oyek adalah olahan tepung mocaf yang berpotensi sebagai pendamping beras, sebab dapat dimanfaatkan menjadi olahan pangan lainnya.

Maka dari itu, Ganjar mendorong agar tepung mocaf Kebumen dapat diproduksi secara massal. Sehingga harganya dapat bersaing dengan tepung dan beras konvensional.

Baca Juga: Ganjar Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pangan Olahan Lokal
Ketika Singkong Indonesia Bisa Tangkal Ancaman Krisis Pangan Dunia



"Jadi kalau bicara alternatif, mereka sudah siap. Tapi memang kalau produksi belum tinggi, maka kalau kompetisi dengan makanan-makanan konvensional, tepung atau beras itu kalah, ini harganya masih tinggi," ucap Ganjar.

Ganjar tak lupa untuk mempromosikan tepung mocaf Kebumen tersebut. Dengan harapan semakin banyak masyarakat yang mengonsumsi. Selain itu, ia juga meminta agar tepung mocaf asal Kebumen ini bisa masuk ke pasar e-katalog.

"Yang masih dalam catatan kita soal packaging, kedua cara memasarkannya. Maka nanti kita akan bantu promosikan, mudah-mudahan lebih bagus pengelolaannya," jelas Ganjar.