Dianggap Berbahaya, Ini 3 Mitos Seputar Gula yang Beredar di Masyarakat

Ilustrasi gula. (Antara)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Jumat, 4 November 2022 | 07:00 WIB

Sariagri - Di tengah masyarakat Indonesia, banyak sekali mitos-mitos soal bahan makanan atau minuman yang bertebaran. Salah satunya yaitu mengenai gula.

Gula adalah salah satu bahan yang sering dikonsumsi. Pasalnya rasa manis pada makanan dan minuman biasanya karena ditambahkan gula.

Namun, banyak orang yang menganggap gula sangat berbahaya karena bisa menimbulkan banyak penyakit dan mengganggu kesehatan tubuh.

Hal ini membuat sebagian orang menghindarinya bahkan ada yang sama sekali tidak mengonsumsinya. Lantas apakah mitos tentang gula itu benar adanya? Berikut penjelasannya.

Mitos mengenai gula yang wajib diketahui

Dirangkum dari laman healtdigest.com, berikut mitos-mitos soal gula yang banyak beredar dan kebenarannya.

1. Gula menyebabkan penyakit diabetes

Sebagian besar masyarakat, banyak yang menghindari mengonsumsi gula karena bisa menaikkan kadar gula dalam darah. Kondisi ini dapat memicu penyakit diabetes.

Diketahui diabetes adalah penyakit yang banyak diderita orang di seluruh dunia. Penyakit ini pula termasuk sebagai salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan bisa mematikan para penderitanya.

Menurut Mayo Clinic, mengonsumsi banyak gula memang bisa menyebabkan diabetes tipe 2. Hal ini juga serupa dengan yang dikatakan Medical News Today.

Orang yang mengonsumsi gula dalam jumlah berlebih sangat rentan terhadap obesitas, yang mana sangat dekat dengan resiko penyakit diabetes.

2. Menghindari buah karena mengandung gula

Pada dasarnya, gula yang menyebabkan diabetes ditujukan untuk gula pekat yang biasanya digunakan dalam pembuatan jus, pemanis buatan, atau minuman manis.

Sementara kandungan gula alami yang terdapat pada buah dan sayuran utuh tidak akan menyebabkan risiko penyakit diabetes.

Namun tampaknya hal ini tetap meresahkan sebagian orang, sehingga mereka memilih untuk menghindari mengonsumsi buah dan sayur.

Hal ini tentu saja dibantah oleh ahli kesehatan. Tidak semua gula berbahaya, contohnya gula yang berasal dari buah dan sayur aman untuk dikonsumsi karena mengandung gula alami.

Kandungan gula dalam buah dan sayur justru sangat baik karena bisa memberikan tubuh vitamin dan nutrisi penting untuk memaksimalkan metabolisme dalam tubuh.

Sementara gula yang harus dihindari adalah gula yang terdapat pada minuman atau makanan manis dan juga pemanis buatan.

3. Gula dapat memicu kanker

Mitos lain yang beredar yaitu mengonsumsi gula sangat berbahaya karena dapat memicu kanker. Namun hal ini tidaklah benar, sebab Ahli gizi onkologi dari The Dana Farber Cancer Institute mengatakan bahwa sampai saat ini, belum ada uji coba terkontrol secara acak yang menunjukkan bahwa konsumsi gula dapat menyebabkan kanker.

Baca Juga: Dianggap Berbahaya, Ini 3 Mitos Seputar Gula yang Beredar di Masyarakat
Gula Konsumsi Tak Kena Pajak, Aturan Fasilitas PPN sedang Dibuat

Hanya saja, beberapa penelitian mengatakan kaitan gula memang sangat erat dengan penyakit obesitas. Dimana penyakit ini dapat membuat seseorang lebih rentan terkena penyakit diabetes dan berbagai penyakit berbahaya seperti kanker.

Namun yang paling penting dalam menjaga kesehatan adalah selalu menjaga pola makan sehat, perbanyak minum air putih dan juga berolahraga secara teratur.