Melihat Sejarah Cokelat, Si Manis yang Jadi Makanan Tertua di Dunia

Ilustrasi cokelat (unsplash)

Editor: Dera - Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:00 WIB

Sariagri - Kamu pecinta cokelat? jika ya, maka kamu perlu tahu nih mengenai sejarah cokelat yang penuh keunikan. Cokelat merupakan salah satu makanan tertua di dunia yang berasal dari biji kakao. Sejarah menyebutkan bahwa biji kakao sudah diproses sejak 1100 SM (Sebelum Masehi). 

Jika berbicara soal cokelat lebih luas lagi, sebenarnya makanan manis yang satuini merupakan makanan tertua yang berasal dari biji kakao. Mengutip laman history.com, cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman. 

Asal kata cokelat berasal dari kata klasik 'Nahuatl' - Xocol?tl, bahasa dari suku Aztec. Mereka percaya bahwa biji kakao adalah hadiah dari Dewa Kebijaksanaan dan terus menjadi populer, sehingga mulai digunakan sebagai mata uang.

Dulu, cokelat dipercaya menjadi salah satu bahan makanan yang hanya bisa dikonsumsi oleh para bangsawan. Pada tahun 1519, Kaisar Aztec Montezuma menyajikan minuman yang disebut Xocol?tl kepada penjelajah Spanyol, Hernán Cortés. 

Cortés membawa minuman itu kembali ke Spanyol bersamanya dan mencampurkan gula, vanilla, dan kayu manis untuk memberikan rasa tambahan dan sisanya adalah sejarah (cokelat).

Para ahli memperkirakan bahwa pohon kakao sebagai bahan utama pembuatan cokelat mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara hingga ke Amerika Tengah dan juga hingga Meksiko.

Cokelat yang dikenal sekarang, dibuat dari biji kakao atau biji dari pohon kakao Theobroma. Tanaman kakao menghasilkan buah yang mirip dengan polong dalam struktur, dengan masing-masing buah berisi 20-60 biji di kelilingi oleh pulp putih lengket. 

Dokumentasi paling awal mengenai cokelat pertama muncul di situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras pada 1100-1400 SM (Sebelum Masehi). 

Dari penemuan ini, banyak yang menduga bahwa biji kakao tidak hanya digunakan sebagai minuman tetapi juga sebagai gula alami untuk minuman beralkohol dan obat. 

Pada tahun 450-500 SM, Suku Maya telah mengenal teknik mengolah biji kakao agar mendapatkan rasa yang lebih bersahabat di lidah. Biji kakao difermentasi untuk menghilangkan rasa pahit yang kuat, sehingga mendapatkan rasa yang nikmat. 

Minuman ini menjadi sangat populer di Prancis dan Inggris pada 1600-an setelah episode Spanyol-nya. Barulah pada tahun 1800-an orang belajar membuat cokelat yang bisa dimakan. Kemudian pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, perusahaan cokelat mulai beroperasi.

Baca Juga: Melihat Sejarah Cokelat, Si Manis yang Jadi Makanan Tertua di Dunia
Bukan Jawa, Ini 5 Daerah yang Jadi Produsen Cokelat Terbesar di Indonesia

Hari Cokelat Sedunia

Melansir berbagai sumber, tanggal 7 Juli ditetapkan sebagai Hari Coklat Dunia atau World Chocolate Day. Pada tanggal tersebut untuk pertama kalinya cokelat diperkenalkan di sejumlah wilayah di Eropa sekitar tahun 1847. 

Namun, ada juga yang merayakannya setiap tanggal 13 September sebagai Hari Coklat Internasional atau International Chocolate Day yang dicetuskan oleh National Confectioners Association yang berada di Amerika Serikat. Tanggal ini diambil karena untuk memperingati hari ulang tahun pendiri merek cokelat Hershey Co, Milton S Hershey.