Ini 3 Penyebab Utama Krisis Pangan Global

Ilustrasi krisis pangan. (Istimewa)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Jumat, 30 September 2022 | 17:15 WIB

Sariagri - World Food Program (WFP) atau Program Pangan Dunia memperingatkan ada tiga indikator utama penyebab krisis pangan yang sedang terjadi saat ini, yaitu perubahan iklim, inflasi ekonomi serta kenaikan harga bahan bakar.

Direktur Regional PBB untuk WFP di Amerika Latin dan Karibia, Lola Castro mengatakan, situasi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ditambah lagi dengan adanya konflik geopolitik antara Ukraina dan Rusia.

"Perang yang terjadi di Ukraina memberikan dampak signifikan bagi dunia, yang membuat seluruh harga komoditas dan energi meroket. Berbagai negara di kawasan tersebut (Ukraina) sangat bergantung pada impor gandum, bahkan tak sedikit daripada konsumen berani membayar harga mahal," ujar Lola kepada Associated Press.

Lola mencontohkan salah satu krisis pangan yang terjadi, di Karibia krisis pangan sudah mulai terasa di negara tersebut, hampir 57 persen penduduk negara tersebut mengalami kelaparan. "Hal ini menandakan bahwa ada 4,1 juta orang mengalami kelaparan akibat meroketnya harga pangan," jelasnya.

Baca Juga: Ini 3 Penyebab Utama Krisis Pangan Global
Kelaparan Melanda Dunia, Jokowi: Bersyukur, Orang RI Masih Bisa ke Restoran

Selain itu, Lola pun memaparkan saat ini sudah ada migrasi besar-besaran melewati Celah Darien yang menghubungkan Kolombia tengah dengan Amerika Tengah.

"Berdasarkan data yang ada di tahun 2020 dikabarkan 5.000 orang melewati rute tersebut," terangnya.

WFP memperkirakan 9,7 juta orang berada dalam kondisi rawan pangan yang mengkhawatirkan di Amerika Latin. Jumlah itu diperkirakan menjadi 14 juta jika kondisi krisis berlanjut.

Video Terkait